-->
w
| Tentang | Ketentuan| Privacy & Policy | Disclaimer | | Alamat : Jalan Desa Harapan Sudirman No. 71A Duri Riau 28884 |
| ☎ Call / Chat Wa : 0853 6582 0822 | ✉ Email :admin@duririau.com |

Kami menjual Rumah Siap Huni, Kaplingan Strategis, juga menerima Borongan Bangunan




Harga Promo Khusus Member, Ayo bergabung, S & K Berlaku



Popular Post

Tampilkan postingan dengan label LIPPO. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LIPPO. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 Desember 2019

Bisnis Kuburan Muslim oleh Lippo

PT Lippo Karawaci Tbk melalui anak usahanya San Diego Hills (SDH) Memorial Park memperkenalkan taman pemakaman Raudlatul Jannah Memorial Park, di Hotel Aryaduta, Semanggi, Selasa (3/12/2019) petang. (Beritasatu Photo)

Jakarta, Beritasatu.com - PT Lippo Karawaci Tbk melalui anak usahanya San Diego Hills Memorial Park memperkenalkan taman pemakaman Raudlatul Jannah Memorial Park, pemakaman islami untuk umat Muslim di Karawang, Jawa Barat seluas 50 hektare (ha).

"Pada umumnya makam identik dengan tempat yang tidak terawat dan seram. Namun tidak demikian dengan Raudlatul Jannah Memorial Park, pemakaman islami untuk umat muslim ini secara harfiah berarti Taman Surga,” ungkap Direktur San Diego Hills Memorial Suziany Japardy, kepada media, di Hotel Aryaduta, Semanggi, Selasa (3/12/2019) petang.

Pemakaman dengan konsep Islam ini dibangun di atas lahan seluas 50 ha berlokasi di jalan Kuta Tandingan Raya No.7, Exit Karawang Barat 2, Km.46, Jawa Barat. Pengembangan pemakaman Raudlatul Jannah Memorial Park ini, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat muslim yang merupakan penduduk mayoritas di Indonesia dengan standar pengelolaannya pun dilakukan sesuai dengan aturan dan kaidah Islam.

Menurut Suziany, konsep desain arsitektur bangunan yang ada di Raudlatul Jannah Memorial Park mengingatkan umat Islam untuk memuji kebesaran Allah dan selalu melakukan perintah Allah. Misalnya pada bangunan totem yang berdiri di kiri kanan jalan utama menuju Family Center, tertulis kalimat Tasbih, Tahmid, Tahlil, dan Takbir. Arti dari kalimat dzikir tadi adalah Maha Suci Allah, Segala Puji bagi Allah, Tiada sesembahan yang berhak disembah selain Allah dan Maha Besar Allah.

Pemakaman ini dibangun untuk memberikan kenyamanan bagi pengunjungnya dan ini sejalan dengan tradisi umat muslim untuk berziarah ke makam para leluhur. Raudlatul Jannah dilengkapi dengan fasilitas penunjang seluas 2 ha yang terdiri atas Masjid Raudlatul Jannah berkapasitas 150 orang, Restaurant Acacia yang menyediakan menu ala nusantara, Food Mart, Jasmine Florist Shop, danMarketing Office. Semua itu membuat pemakaman ini menjadi tempat yang nyaman bagi keluarga yang ingin berziarah ke makam leluhur mereka.

Selain penyediaan lahan pemakaman, Raudlatul Jannah juga memberikan pelayanan lengkap mulai dari memandikan jenazah, mengkafani, mensalatkan, membawa jenazah ke pemakaman, hingga memakamkan jenazah. Mengingat pemakaman jenazah seorang muslim harus dilakukan dalam waktu tidak lebih dari 24 jam setelah meninggal, Raudlatul Jannah menyediakan pelayanan di luar jam kerja atas permintaan khusus.

Usai pemakaman, Raudlatul Jannah juga memberikan pelayanan penyediaan batu nisan, penyediaan tenda dan kursi untuk ziarah di makam, hingga pemeliharaan lahan pemakaman danpenjagaan keamanan selama 24 jam 7 hari seminggu.

Lahan Makam di Depok Tersisa 12 Hektare

Suziany menjelaskan, lahan yang disiapkan sekitar 50 ha ini diperkirakan menampung sekitar satu juta pemakaman dan rencananya pembangunannya bakal mulai dilakukan pada Desember 2019.

"Di pemakaman ini kita memanusiakan jenazah. Karena itu kami sudah konsultasi dangan para ulama dan Nahdatul Ulama sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia. Jadi nanti pemakaman Raudlatul Jannah tersebut akan jauh dari kesan seram dan tidak terawat dan akan memberi kenyamanan bagi keluarga yang berkunjung,” ujar dia.

Karena itu Raudlatul Jannah dipasarkan mulai dari ukuran 1,50 x 2,60 meter persegi, sesuai dengan syariat Islam. Dimana tiap liangnya akan dibanderol dengan harga awal promo sekitar Rp 32,80 juta sampai dengan Rp 38 juta. Selain itu, untuk tipe semi privat yang bisa untuk kuburan keluarga dibanderol dengan harga mulai dari Rp 200 jutaan.

"Jadi harga tersebut termasuk future care. Misalnya, beli satu lahan dan pembelinya umurnya kurang 64 tahun ada cover asuransi biaya pemakaman. Jadi, dalam 5 tahun mau dipakai akan dibayar servisnya melalui asuransi future care itu,” kata dia.

Menurut Suziany, pemakaman bagi umat muslim ini tidak begitu repot dansangat sederhana, tidak perlu mewah. Jadi, fasilitas tidak sebanyak yang ada di San Diego Hills, tapi pengunjung ramai. Dalam pemakaman pihaknya memastikan bahwa seluruh proses penguburan sampai selesai semua akan mematuhi syariat Islam.

Penulis: Imam Muzakir / Chairul Fikri / FER
Sumber: Investor Daily

Jumat, 07 Maret 2014

Mengenal Sekilas James Riady, Agen Rahasia China

20131222-220136.jpg
(Bukan Pengusaha Biasa, Bukan Aktivis Gereja Biasa, Tapi Agen China Military Intelligence, Punya Misi China Harus Berkuasa di RI via Jokowi)
Namanya: James Tjahaja Riyadi
Lahir: Jember, 1957
Jabatan: Deputy Chairman Lippo Group
Ayah: Mochtar Riyadi
Ibu: Suryawai Lidya
Pendidikan:
1. Sejak usia 8 tahun disekolahkan oleh ayahnya di Macau, kawasan Cina Selatan yang merupakan salah satu pusat bisnis, mafia, judi, dan pelacuran terbesar di dunia yang sampai Perang Dunia II di bawah penjajahan Portugis.
2. Macau adalah simpul penting jaringan pengusahan Cina perantauan di seluruh dunia.
3. James bersekolah selama 4 tahun di Macau, lalu melanjutkan sekolahnya di Australia.
Bisnis:
4. Tahun 1975, saat berusia 18 tahun ia pindah ke Amerika Serikat dan mulai bekerja di Irving Trust Banking Company, sebuah bank riba yang bermarkas di pusat bisnis internasional New York.
5. Tahun 1976, James pindah ke kota Little Rock, negara bagian Arkansas, ia mendirikan sendiri bank riba pertamanya bernama Worthen Bank dengan modal US $ 20 juta. Ia bekerja sama dengan sahabat dekat ayahnya: Jackson T. Steven, yang dikenal sebagai “god father”-nya masyarakat Arkansas.
6. Tahun 1977, Lippo Group secara resmi mengalirkan dana yang dikumpulkan dari kekayaan alam, bisnis, dan dana masyarakat Indonesia ke sebuah jaringan bank riba terbesar di Arkansas Stephen Inc di bawah bendera Worthen Banking Corporation.
7. Mochtar Riyadi, ayah James juga melakukan investasi ke National Bank of Georgia.
8. Lewat tokoh Arkansas Jackson T. Steven inilah James berkenalan dengan tokoh-tokoh politik AS seperti: Jimmy Carter, Bill Clinton (jauh sebelum ia menjadi presiden AS termuda).
9. Di awal tahun 1980-an James dan ayahnya mendapatkan lisensi untuk memproduksi televisi berwarna dengan Zenith Electronics.
10. Tahun 1983, berdirilah Lippo Finance and Investment, sebuah perusahaan yang mengelola dana, terutama rakyat Indonesia yang meletakkan uangnya di bank riba Lippo di Indonesia.
11. Tahun 1985, jaringan bank riba Worthen diketahui menyalurkan beberapa juta dolar pinjaman ilegal kepada perusahaan-perusahaan milik keluarga Riyadi.
12. Persahabatan James Riyadi dan Bill Clinton semakin erat ketika istrinya Hillary Clinton menjadi pengacara Worthen Bank sejak tahun 1984. Tempat tinggal keduanya berdekatan.
13. Tahun 1993, ketika Bill Clinton dilantik secara resmi untuk periode pertamanya sebagai Presiden AS, keluarga besar James Riyadi diundang secara resmi untuk menghadiri rangkaian acaranya.
14. Ketika tahun 1994 kota Bogor menjadi tuan rumah APEC (Asia Pacific Economic Cooperation), Presiden Bill Clinton secara khusus makan malam di rumah pribadi James T. Riyadi di Lippo Karawaci.
15. Sesudah Worthen, James Riyadi membeli sebuah jaringan bank riba Cina-Amerika tertua di pantai Barat Amerika bernama Bank of Trade. Tak lama kemudian, pemerintah federal AS mengeluarkan perintah menghentikan seluruh kegiatan bank riba itu karena dianggap melanggar peraturan-peraturan pencucian uang. James menjual bank itu.
16. Waktu itu, James Riady pindah ke Los Angeles dan mendirikan Lippo Bank dengan pertolongan seorang bankir riba asal Hong Kong, John Huang, sekali lagi karena terlibat pencucian uang bank baru tersebut mengalami kerugian.
17. James mendirikan sebuah perusahaan bernama Across Asia Multimedia Ltd. bersama Jim Guy Tucker, salah satu bekas gubernur negara bagian Arkansas. Orang ini dipaksa mengundurkan diri setelah ketahuan terlibat skandal penipuan yang dikenal dengan sebutan skandal Whitewater pada tahun 1996.
18. James Riyadi dan Jim Tucker berkenalan di Second Presbytarian Church di kota Little Rock Arkansas.
19. Across Asia Multimedia inilah yang kelak membangun infrastruktur televisi kabel terbesar di Indonesia bernama Kabelvision.
Kontroversi:
20. Pada kampanye pemilihan presiden AS tahun 1996 (yang kemudian Bill Clinton terpilih untuk kedua kalinya), James Riyadi yang merupakan warga negara ber-KTP Indonesia menjadi salah satu penyumbang terbesar Partai Demokrat.
21. Dua tahun kemudian, 1998, pada saat rakyat Indonesia semakin banyak yang miskin dan kelaparan karena krisis ekonomi dan krisis moneter, Senat AS melakukan penyelidikan atas skandal keuangan kampanye pemilihan presiden AS terbesar. James Riyadi diharuskan membayar US$ 8,6 juta denda karena sumbangannya kepada Partai Demokrat yang melebihi batas. (Kalau dendanya saja sejumlah itu, silakan bayangkan berapa uang rakyat Indonesia yang dipakainya untuk menyokong kampanye sahabatnya menjadi Presiden AS)
22. Tahun 2008, orang dekatnya dalam bisnis Billy Sindoro, seorang eksekutif di perusahaan teknologi informasi milik James Riyadi bernama First Media, tertangkap basah menyogok seorang pejabat KPPU (Komisi Pengawas Persaingan Usaha) sebuah badan resmi negara yang mencegah monopoli bisnis.
23. Tahun 2010, koran terbesar di AS Washington Post menurunkan berita tentang bagaimana James Riyadi yang sudah dilarang memasuki AS sejak skandal dana kampanye tahun 1996 itu, tiba-tiba mendapat visa masuk sesudah Hillary Clinton, yang dulu pengacara bank-nya, menjadi menteri luar negeri AS di bawah Presiden Barack Obama.
Aktivitas Gereja:
24. Sejak memeluk Kristen Presbytarian tahun 1990 (ada sumber yang menyebut sejak 1987), James Riyadi adalah pendakwah Kristen Evangelis yang agresif.
25. Gereja Evangelis Amerika Serikat adalah sebuah sempalan Gereja Kristen Protestan yang bersifat radikal dan fundamentalis. Secara teologi gereja ini meyakini bahwa Kristen merupakan kerajaan tuhan yang harus dibesarkan lewat semua bentuk kegiatan bisnis, politik, ekonomi, keuangan, dan kebudayaan.
26. Salah satu penganut Gereja Evangelis ini adalah keluarga Bush, terutama George W. Bush yang kemudian ketika menjabat sebagai Presiden AS mengerahkan seluruh kekuasaannya untuk membunuh ratusan ribu umat Islam di Afghanistan dan Iraq dengan dalih “Perang Melawan Terorisme”.
27. Aqidah Gereja Evangelis sangat berbeda dengan Katolik dan Protestan pada masalah sikapnya terhadap Yahudi, yang sepanjang sejarah Kristen dianggap sebagai pihak yang bertanggung jawab “membunuh Yesus”. Gereja Evangelis justru meyakini bahwa Kristen dan Yahudi harus bersatu mempersiapkan datangnya Messiah, dan melawan Dajjal atau the Anti-Christ yang kini didefinisikan dalam bentuk kekuatan “Islam radikal atau Islam fundamentalis”.
28. Inilah yang menjelaskan kenapa puncak dari dukungan AS terhadap negara palsu Israel Zionis terjadi di masa pemerintahan George W. Bush yang mentor-mentor agamanya adalah para pendeta evangelis ternama seperti Bill Graham dan Pat Robertson.
29. Pada 23 Juli 2001, majalah bisnis internasional Fortune menerbitkan tulisan tentang sepak terjang James Riyadi dan kelompok Lippo dalam membantu gerakan dakwah Kristen terutama di desa-desa miskin Muslim. Muhammadiyah waktu itu mengerahkan massa melakukan protes. Tapi sesudah itu tak terjadi apa-apa.
30. Di bawah Yayasan Pendidikan Pelita Harapan, James Riady membangun jaringan sekolah dan universitas Kristen bernama Universitas Pelita Harapan (UPH).
31. Bukan cuma mendanai, tapi James Riyadi secara langsung turun tangan sebagai pendidik di universitas itu, dan menghadiri misa Kristen mingguan di gereja universitas itu. Saat ini secara resmi James Riady menjadi pengikut Reformed Theology, atau sering disebut Calvinisme sebuah mazhab lain dalam Kristen Evangelis.
Kesaksian Khusus:
32. Salah seorang penulis riset ini telah mewawancarai seorang pilot pribadi James Riyadi yang dikontrak antara tahun 2000 sampai tahun 2003. Dalam wawancara tersebut pilot yang tidak perlu disebutkan namanya di sini, menceritakan secara detil, bagaimana James Riyadi bukan cuma menyumbangkan dananya untuk gerakan Kristenisasi, namun turun langsung dengan pesawat dan helikopter pribadinya ke daerah-daerah terpencil seperti Maluku dan Papua menemani para pendeta evangelis yang didatangkannya dari Amerika dan Kanada.
Penutup:
33. James Riyadi memiliki rekam jejak bisnis yang bercirikan dua hal: Pertama, penyedotan uang rakyat Indonesia secara besar-besaran untuk dipindahkan ke negara lain melalui jaringan bank riba; Kedua, selalu memulai simpul jaringan bisnis baru yang bersifat massive (sangat besar) sehingga pemerintah lokal seperti lurah, camat, bupati, walikota, atau gubernur dan jajaran lainnya, tidak bisa tidak untuk menghadapinya dengan penuh segan dan tawadhu.
34. James Riyadi tidak pernah memisahkan kegiatan bisnisnya dengan kegiatan gerejanya, sebagaimana bisa dilihat dari kliping (potongan) berita pada lampiran.
35. “Ya Allah, perlihatkan kepada kami kebenaran sebagai suatu kebenaran dan anugerahkanlah kepada kami (kemampuan) untuk mengikutinya. Dan perlihatkan kepada kami kebatilan sebagai suatu kebatilan dan anugerahkanlah kepada kami (kemampuan) untuk menjauhinya.”
36. Semoga Allah tidak menutup hati, mata, lisan dan tangan kita hanya karena kepentingan jangka pendek yang diukur dari pencapaian materi semata-mata.
37. Bukan hanya pribumi dan umat Islam Indonesia yang terancam tetapi juga semua rakyat Indonesia, karena bukan kristen yang jadi misi James Riady, melainkan menguasai Indonesia

Sumber : http://radennuh.org/2014/02/16/mengenal-sekilas-james-riady/