Sabtu 30 juli 2016 sekitar jam 19 : 30 WIB saya terima telepon dari Bagian
Pengawas Kartu Debit Bank Mandiri.
Petugas itu menanyakan apakah hari itu saya lakukan transaksi perbankan dengan memakai kartu ATM
Bank Mandiri di Le Aretu, Italia? Tentu saja saya jawab tidak.
Hari itu saya tidak melakukan transaksi perbankan apapun. Terlebih melakukan transaksi perbankan di
italia.
Petugas itu menyampaikan hari itu ada transaksi dengan memakai kartu ATM Bank Mandiri saya sebesar
Rp4. 802. 294. Apabila saya tidak melakukan transaksi, ada peluang kartu ATM saya disalahgunakan oleh
orang yg tidak bertanggung jawab.
Petugas itu menyarankan supaya saya menelepon layanan pelanggan di nomer 14000 untuk memblokir
kartu saya.
Tidak banyak yang saya tanyakan kepada petugas itu. Saya cuma menanyakan, bila kartu ATM saya
disalahgunakan, apakah duit saya bisa kembali? Petugas itu menjawab itu tergantung dari kebijakan
Bank Mandiri serta baru bisa diproses sesudah saya melakukan pelaporan
Saya dianjurkan mendatangi Kantor Layanan Bank Mandiri secepatnya, selain untuk melaporkan juga
untuk melakukan penggantian kartu.
Pada kesempatan itu, petugas Bank Mandiri itu juga sempat mengatakan sebagian data saya. Tetapi yang
sedikit aneh, mengapa alamat rumah yang disebutkan oleh petugas itu yaitu alamat rumah saya yang
lama – alamat yang di Bogor, Jawa Barat, padahal saat buka rekening dengan nomer 10900130309xx
pada th. 2012 lalu, saya telah menggunakan alamat saya yang di Batam, Kepulauan Riau.
Bank Mandiri juga menggunakan SMS banking dengan nomor saya yang lama, yang telah bertahun lalu
tidak saya pakai. Sehingga, waktu ada penarikan uang dari rekening saya, tidak ada pemberitahuan sama
sekali.
Awal 2011 saya memanglah pernah membuka rekening Mandiri dengan menggunakan alamat yang di
Bogor. Tetapi sejak pertengahan 2011 saya tak akan menggunakan rekening itu. Saya kembali buka
rekening Bank Mandiri pada 2012 dengan menggunakan KTP Batam dengan nomor ponsel yang juga
Beberapa menit sesudah mendapatkan telepon itu, saya serta suami langsung menuju ATM dekat tempat
tinggal. Waktu dicek nyatanya ATM saya telah terblokir serta tak dapat digunakan. Akhirnya tadi pagi,
Senin 1 Agustus 2016 saya mendatangi Bank Mandiri Batam
berbeda.
Centre, Batam. Setelah dikerjakan pengecekan oleh Customer Service yang bernama Erni Jusnita benarbenar
benar ada transaksi sebesar Rp4. 802. 294 dari kartu ATM saya pada Sabtu (30/7).
Saat saya bertanya apakah duit saya bisa
kembali, petugas customer service itu menyampaikan besar
kemungkinan tak kembali. Hal tersebut tentu saja bikin saya geram. Bagaimana saya tidak marah, kartu
ATM serta buku tabungan ada di tangan saya, namun mengapa tiba-tiba ada yang dapat menggunakan
kartu ATM saya. Lain perihal, apabila kartu ATM saya tercecer atau ketinggalan di mesin ATM. Bila begitu
beberapa jelas kelalaian saya. Apabila kejadiannya seperti itu, wajar apabila bank tak bertanggung jawab
untuk ganti duit saya. Namun bila kejadiannya seperti yang saya alami, harusnya duit saya ditukar karena
itu merupakan kelalaian bank.
Waktu melihat saya mulai marah, customer service itu buru-buru memberikan sederet nomor telepon
yang bisa saya hubungi untuk menindaklanjuti peristiwa itu. Ia memberikan nomer telepon Layanan
Pelanggan 14000, lalu memberi nomer telephone koordinator kartu 0778-458745, serta no customer
service yang langsung terhubung ke dirinya 0778-462264.
Waktu saya tanyakan berapakah hari saya dapat menerima update kabar, customer service itu
mengatakan sekitar 75 hari. Waktu saya protes sangat lama, ia lalu mengatakan dapat mendapat berita
dalam waktu 11 hari. Lalu ia mengatakan, saya dapat buka situs bank mandiri serta melayangkan
keluhan di situs itu agar lebih cepat ditanggapi.
Hal tersebut karena, kasus yang menimpa saya akan ditindak lanjuti oleh sisi pusat. Helllowwwww…..
selalu apa manfaatnya customer service di daerah kalo nasabah tetap mesti melakukan complaint di web
juga?
Oleh karena itu, dari pada saya melayangkan keluhan yang sama di Website Bank Mandiri, tambah baik
saya bikin tulisan terbuka seperti ini. Semoga pemegang kebijakan Bank Mandiri membaca serta keluhan
saya disikapi. Saya tak bermaksud apa-apa dengan menulis seperti ini, saya cuma ingin uang saya
kembali.
Terlebih itu bukanlah kelalaian saya, namun kelalaian Bank. Apalagi Customer Service Bank Mandiri yang
bernama Erni Juicenita juga mengatakan kalau mesin ATM di Sukajadi memang kerap disalahgunakan.
Sebelum saya, pernah ada tiga kejadian sama. Namun yang saya tak habis pikir, apabila memang rawan
peristiwa seperti itu, kenapa tidak ada warning untuk pengguna mesin ATM Bank Mandiri? Atau mungkin
dilakukan tindakan preventif lain oleh bank hingga nasabah tak dirugikan.
Banyak masyarakat yang menaruh duit di bank agar aman serta terhindar dari kehilangan yg tidak
diinginkan, tetapi apabila bank tak akan dapat diakui untuk menitipkan duit, kemana lagi kami mesti
menyimpan uang?
SUMBER kompasiana cucum-suminar/bank-mandiri-tolong-kembalikan-uangsaya_579edf8eb07a6198248518f1
| ☎ Call / Chat Wa : 0853 6582 0822 | ✉ Email :admin@duririau.com |
Kami menjual Rumah Siap Huni, Kaplingan Strategis, juga menerima Borongan Bangunan
Harga Promo Khusus Member, Ayo bergabung, S & K Berlaku
Popular Post
-
Ini lho, tempat simpan uang menghasilkan HALAL bukan Bank ↡ KLIK ↡ https://www.duririau.com/2020/04/simpan-uang-dimana-menghasilk...
-
www.pulsaalloperator.com Member DuriRiau.Com Pulsa Tsel 5rb=5.150 10rb=10.000 20rb=19.900 Token Listrik 20rb=19.950 50rb=49.950 100r...
-
========= IKLAN ========= Update 18 Juni 2019 : Token PLN 20rb=20.000 50rb=50.000 100rb=100.000 dstnya, BELI DISI...
-
48 HUKUM KEKUATAN. Sebuah buku yang ditulis oleh Robert Greene yang menawarkan Serangkaian Strategi untuk Mendapatkan dan Menjag...
-
<img width=1 height=1 alt="" src="http://us.bc.yahoo.com/b?P=Mcw1zEPDkjmGIJl5TN_QcgPqfaVn3Ez9MZoAC33t&T=1aetuh4pg%2fX...
-
Salah seorang Tokoh yang Saya Kagumi 😊 Potret mantan Menteri Luar Negeri Indonesia, Kyai Haji Agus Salim saat sedang iseng berm...
-
7 Tahapan Mendalami Ilmu Perbedaan sudut pandang dalam melihat satu permasalahan yang berdampak pada perbedaan kesimpulan sesungguhnya adala...
-
Penegakan hukum, bicara soal penegakan hukum di Indonesia, pikiran kita tentu masih teringat sebuah sindiran yang menjadi “guyo...
-
Let’s get started … Here are 25 deadly sins of website building; 5 things never, ever, to do when… 1) … GIVING YOUR WEB-PAGES TITLES The ...
-
AMERIKA SERIKAT – Sebuah ulasan radio yang membahas mengenai tabrakan pesawat di Mesir pada tahun 1999 membuat orang heran. Ulasan radio t...
Tampilkan postingan dengan label MANDIRI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MANDIRI. Tampilkan semua postingan
Minggu, 21 Agustus 2016
nasabah hilang uang ditabungan bank mandiri
Minggu, 02 Januari 2011
TIPS AMAN INTERNET BANKING
VERSI MANDIRI BANK :
On-lineBank Mandiri menyediakan sarana untuk Internet Banking secara aman dan terjamin menggunakan metode terbaru dalam sistem keamanan Internet banking yang berjalan 24 jam sehari, sepanjang tahun.
Di bawah ini tindakan pencegahan yang mudah dilakukan untuk memastikan keamanan ketika Anda menggunakan Internet Banking:
* Anda akan melihat syarat dan ketentuan pada waktu pertama kali Anda Log In di Internet Banking. Silahkan baca sebelum Anda log in di Internet Banking.
* Pastikan Anda menggunakan tombol Log Out di sebelah kanan atas dari monitor jika telah selesai menggunakan Internet banking, Hal ini untuk memastikan bahwa orang yang menggunakan komputer tersebut tidak dapat mengakses informasi account Anda.
* Jangan meninggalkan komputer jika Anda sedang Log in di Internet banking.
* Pastikan Anda mempunyai software anti virus yang up-to-date yang selalu aktif di komputer Anda
* Hapus cache browser Anda setelah menggunakan Internet Banking. Hal ini mencegah browser untuk menyimpan di hard disk halaman web yang telah Anda lihat yang bisa digunakan oleh orang yang mengakses komputer untuk melihat informasi account Anda.
* Gunakan hanya komputer pribadi untuk menggunakan Internet Banking Bank Mandiri, jangan gunakan komputer yang bisa diakses banyak orang.
* Jagalah dengan aman informasi Internet Banking dan PIN ATM. Jangan menyimpannya di tempat yang sama di kartu ATM Anda.
VERSI BCA, KEBIJAKAN dan IlMU TERKAIT :
KEBIJAKAN PRIVASI DAN PENGAMANAN (ONLINE PRIVACY AND SECURITY)
Berikut ini adalah kebijakan dan praktek yang dilakukan PT Bank Central Asia, Tbk (“BCA”) untuk menunjukkan komitmen BCA di dalam menjaga dan memelihara privasi dan keamanan Anda pada saat Anda mengunjungi situs dan internet banking BCA.
I. Kebijakan Privasi
Kiat-Kiat Menggunakan Internet Banking BCA Dengan Lebih Aman
Pada dasarnya sistem maupun jaringan internet banking BCA telah menggunakan pengamanan yang seoptimal mungkin. Kondisi pengamanan internet banking BCA selalu dipantau dan ditingkatkan sejalan dengan perkembangan teknologi dan ancaman yang ada.
Ancaman juga dialami oleh semua pengguna internet termasuk internet banking BCA. Oleh karena itu kami dari pihak BCA meminta perhatian Anda sebagai pengguna internet banking BCA atas beberapa jenis ancaman yang mungkin Anda temui ketika mengakses internet. Kiat-kiat pengamanan yang dapat dilakukan sewaktu Anda menggunakan internet banking BCA, adalah sebagai berikut :
1. Phising.
On-lineBank Mandiri menyediakan sarana untuk Internet Banking secara aman dan terjamin menggunakan metode terbaru dalam sistem keamanan Internet banking yang berjalan 24 jam sehari, sepanjang tahun.
Di bawah ini tindakan pencegahan yang mudah dilakukan untuk memastikan keamanan ketika Anda menggunakan Internet Banking:
* Anda akan melihat syarat dan ketentuan pada waktu pertama kali Anda Log In di Internet Banking. Silahkan baca sebelum Anda log in di Internet Banking.
* Pastikan Anda menggunakan tombol Log Out di sebelah kanan atas dari monitor jika telah selesai menggunakan Internet banking, Hal ini untuk memastikan bahwa orang yang menggunakan komputer tersebut tidak dapat mengakses informasi account Anda.
* Jangan meninggalkan komputer jika Anda sedang Log in di Internet banking.
* Pastikan Anda mempunyai software anti virus yang up-to-date yang selalu aktif di komputer Anda
* Hapus cache browser Anda setelah menggunakan Internet Banking. Hal ini mencegah browser untuk menyimpan di hard disk halaman web yang telah Anda lihat yang bisa digunakan oleh orang yang mengakses komputer untuk melihat informasi account Anda.
* Gunakan hanya komputer pribadi untuk menggunakan Internet Banking Bank Mandiri, jangan gunakan komputer yang bisa diakses banyak orang.
* Jagalah dengan aman informasi Internet Banking dan PIN ATM. Jangan menyimpannya di tempat yang sama di kartu ATM Anda.
VERSI BCA, KEBIJAKAN dan IlMU TERKAIT :
KEBIJAKAN PRIVASI DAN PENGAMANAN (ONLINE PRIVACY AND SECURITY)
Berikut ini adalah kebijakan dan praktek yang dilakukan PT Bank Central Asia, Tbk (“BCA”) untuk menunjukkan komitmen BCA di dalam menjaga dan memelihara privasi dan keamanan Anda pada saat Anda mengunjungi situs dan internet banking BCA.
I. Kebijakan Privasi
BCA tidak menjual, menukar atau memperlihatkan segala informasi yang berkaitan dengan nasabah atau pengunjung situs dan internet banking BCA.II. Pengamanan
BCA tidak melacak pengunjung situs BCA.
Selama Anda login ke internet banking BCA, BCA akan menggunakan cookie yang akan berakhir pada saat Anda logout.
Semua transaksi perbankan Anda dan informasi rekening lainnya disimpan secara rahasia sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia serta kebijakan internal BCA.
1. Sistem Pengamanan
BCA menggunakan 3 (tiga) lapis sistem pengamanan untuk melindungi akses dan transaksi Anda di internet banking BCA yaitu :
- Secure Socket Layer (“SSL”) SSL adalah teknologi pengamanan yang ‘mengacak’ jalur komunikasi antar komputer sehingga tidak dapat dibaca oleh pihak lain.
- User ID dan Personal Identification Number (“PIN”)
- One Time Password yang dihasilkan oleh KeyBCA One-time Password adalah teknologi pengamanan yang selalu menghasilkan password yang berbeda setiap kali alat/token pengamannya digunakan.
Karena banyaknya variasi browser internet yang ada, sulit untuk menyediakan internet banking yang mengikuti keamanan masing-masing browser. Saat ini BCA hanya menyediakan sarana internet banking yang lebih cocok diakses dengan menggunakan Microsoft Internet Explorer versi 6 atau yang terbaru. BCA mohon maaf atas ketidaknyamanan ini.
2. Proteksi Komunikasi Internet Banking BCA
BCA menggunakan teknologi enkripsi Secure Socket Layer (SSL) 128 bit untuk memproteksi komunikasi antara komputer Anda dan server BCA selama Anda mengakses internet banking BCA.
Untuk memastikan proteksi komunikasi selama Anda mengakses internet banking BCA, Anda dapat melakukan hal-hal sebagai berikut:
- Periksa sertifikat SSL secara teratur untuk memastikan bahwa Anda menerima sertifikat SSL yang sah yang telah terdaftar untuk IBANK.KLIKBCA.COM.
- Apabila Anda menerima pesan yang menjelaskan bahwa sertifikat tidak sah, dimohon Anda tidak melanjutkan akses internet banking BCA.
- Pastikan bahwa Anda telah mengetik alamat yang benar yaitu https://ibank.klikbca.com.
- Pastikan bahwa pada browser Anda terdapat gambar gembok/kunci yang mengindikasikan bahwa halaman yang Anda akses saat ini dienkripsi dengan menggunakan SSL. Jika Anda tidak melihat gambar gembok/kunci, dimohon Anda untuk logout dan kemudian melakukan login kembali.
- Pastikan bahwa Anda telah logout saat meninggalkan komputer Anda meskipun hanya sesaat.
- Sebaiknya Anda tidak mengakses internet banking BCA di warnet atau di jaringan yang tidak pasti keamanannya.
3. Proteksi Akses Internet Banking BCA
BCA mewajibkan Anda untuk memasukkan User ID dan PIN sebelum Anda dapat melakukan akses ke internet banking BCA.
Untuk memastikan proteksi bagi Anda dalam melakukan akses ke internet banking BCA, mohon lakukan hal-hal sebagai berikut:
- Jagalah kerahasiaan User ID dan PIN Anda, jangan diberitahukan kepada orang lain, kecuali untuk melakukan transaksi-transaksi tertentu yang mengharuskan Anda untuk memberitahukan User ID milik Anda, antara lain untuk transaksi pembelian barang atau jasa secara on-line, dan jangan disimpan dalam Internet Explorer Anda.
- Jangan memberitahukan PIN atau sebagian PIN Anda kepada orang lain, walaupun orang tersebut mengaku sebagai karyawan BCA. BCA tidak pernah menanyakan PIN Anda.
- Gantilah PIN Anda secara periodik di internet banking BCA pada menu Administrasi-Ganti PIN atau jika Anda tidak yakin terhadap kerahasiaan PIN Anda. Jangan menggunakan PIN yang mudah diterka seperti: 111111, 222222, 123456, 654321, tanggal lahir, nomor mobil, alamat dan lain-lain. Jangan menuliskan PIN Anda di tempat dimana orang lain dapat membacanya.
- Gunakan PIN internet banking BCA yang berbeda dengan PIN yang Anda gunakan untuk mengakses situs lain.
- Hubungi Halo BCA jika Anda lupa PIN atau PIN Anda terblokir. Ikuti instruksi mereka bagaimana cara untuk mengaktifkan fasilitas internet banking Anda kembali.
4. KeyBCA dan Proteksi KeyBCA
BCA mewajibkan Anda menggunakan security token yang dinamakan KeyBCA untuk menghasilkan One Time Password yang digunakan untuk mengotentikasi setiap transaksi finansial Anda dan sebagai tanda persetujuan Anda terhadap transaksi yang dilakukan.
Anda harus memasukkan One Time Password yang dihasilkan oleh KeyBCA jika Anda melakukan transaksi finansial seperti : transfer dana, pembelian dan pembayaran dan transaksi non finansial seperti : aktivasi KeyBCA, tambah koneksi, hapus koneksi dan registrasi inquiry tagihan kartu kredit BCA
Transaksi yang dapat dilakukan tanpa menggunakan KeyBCA adalah : informasi rekening, status transaksi, history transaksi, administrasi dan email
Untuk memastikan proteksi bagi KeyBCA Anda, mohon lakukan hal-hal sebagai berikut :
- KeyBCA Anda diamankan dengan PINnya sendiri. Gantilah PIN KeyBCA Anda segera setelah Anda menerima KeyBCA, dan gantilah PIN KeyBCA secara periodik atau jika Anda tidak yakin terhadap kerahasiaan PIN Anda. Jangan menggunakan PIN yang mudah diterka seperti: 111111, 222222, 123456, 654321, tanggal lahir, nomor mobil, alamat dan lain-lain. Jangan menuliskan PIN Anda di tempat dimana orang lain dapat membacanya.
- Jangan meminjamkan KeyBCA Anda kepada orang lain.
- Jagalah kerahasiaan PIN KeyBCA Anda, jangan diberitahukan kepada orang lain.
- Jangan memberitahukan PIN atau sebagian dari PIN KeyBCA Anda kepada orang lain, walaupun orang tersebut mengaku sebagai karyawan BCA. BCA tidak pernah menanyakan PIN KeyBCA Anda.
- Hubungi Halo BCA jika KeyBCA Anda hilang, rusak atau terblokir. Ikuti instruksi mereka bagaimana mendapatkan KeyBCA baru atau mengaktifkan KeyBCA Anda kembali.
Cara menggunakan KeyBCA dapat dilihat pada petunjuk yang disertakan dengan KeyBCA yang Anda terima.
5. Alamat E-mail dan Proteksi Informasi Transaksi
BCA mewajibkan Anda untuk memberikan alamat e-mail Anda kepada BCA. BCA akan menggunakan alamat e-mail Anda untuk mengirimkan informasi atas transaksi finansial yang telah Anda lakukan melalui internet banking BCA dan beberapa transaksi non finansial yaitu saat login pertama kali, perubahan alamat e-mail, tambah koneksi, dan lain-lain. Selain itu BCA juga menggunakan alamat e-mail Anda untuk kepentingan promosi, undangan gathering dan informasi-informasi lainnya.
Untuk memastikan proteksi pengiriman informasi ke alamat e-mail Anda, mohon lakukan hal-hal sebagai berikut:
- Berikan kepada BCA alamat e-mail pribadi Anda. Jangan menggunakan alamat e-mail palsu.
- Ubahlah segera alamat e-mail Anda di internet banking BCA jika Anda mengganti alamat e-mail Anda.
- Jika Anda menghubungi BCA melalui e-mail, jangan mengirimkan informasi rekening Anda yang sifatnya rahasia atau sensitif, termasuk PIN Anda.
6. Situs BCA
Di dalam situs BCA, BCA menyediakan URL link ke situs lain yang tidak dikontrol oleh BCA. BCA tidak bertanggung jawab atas isi dan keamanan dari situs tersebut. Jika Anda mengakses situs tersebut, silakan memeriksa kebijakan privasi dan pengamanan mereka.
Dalam hal Anda mengakses situs atau internet banking BCA melalui URL link dari situs lain, pastikan kebenaran alamat yang Anda akses yaitu http://www.klikbca.com atau https://ibank.klikbca.com.
BCA dapat mengubah kebijakan privasi dan informasi pengamanan ini setiap saat untuk tetap menyesuaikan dengan situasi dan teknologi terbaru. Anda selalu dapat meninjau informasi dan kebijakan privasi BCA yang terbaru di https://ibank.klikbca.com/privacy.html atau Anda dapat memintanya dengan mengirimkan email ke klikbca@bca.co.id. Kiat-Kiat Menggunakan Internet Banking BCA Dengan Lebih Aman
Pada dasarnya sistem maupun jaringan internet banking BCA telah menggunakan pengamanan yang seoptimal mungkin. Kondisi pengamanan internet banking BCA selalu dipantau dan ditingkatkan sejalan dengan perkembangan teknologi dan ancaman yang ada.
Ancaman juga dialami oleh semua pengguna internet termasuk internet banking BCA. Oleh karena itu kami dari pihak BCA meminta perhatian Anda sebagai pengguna internet banking BCA atas beberapa jenis ancaman yang mungkin Anda temui ketika mengakses internet. Kiat-kiat pengamanan yang dapat dilakukan sewaktu Anda menggunakan internet banking BCA, adalah sebagai berikut :
1. Phising.
Phising adalah cara-cara penipuan yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu untuk mendapatkan informasi-informasi rahasia seorang nasabah seperti User ID dan PIN. Ada beberapa cara antara lain :
- Berpura-pura sebagai seseorang dari pihak bank dan meminta data-data nasabah dengan alasan-alasan tertentu
- Mengirim email yang berisi login screen dan meminta nasabah melakukan login dengan memasukkan User ID dan PIN.
- Mengirim email yang berisi login screen dan meminta nasabah melakukan login dengan memasukkan User ID dan PIN.
- Mengirim URL link ke situs yang dibuat semirip mungkin dengan situs resmi milik bank namun ternyata palsu.
Kiat-kiat pengamanan:
- Perlu diketahui bahwa BCA tidak pernah mengirim email seperti yang dijelaskan diatas kepada nasabah. Apabila Anda menerima email semacam itu yang kelihatannya berasal dari BCA, Anda dapat langsung menghapus email tersebut.
- Apabila Anda terlanjur mengisi informasi yang diminta atau merasa bahwa User ID dan PIN Anda sudah tidak rahasia lagi, segera hubungi Halo BCA. Pastikan situs yang Anda kunjungi adalah http://www.klikbca.com dan https://ibank.klikbca.com dan pastikan juga bahwa gambar gembok/kunci pada browser Anda utuh ketika mengakses https://ibank.klikbca.com.
Virus Komputer adalah program-program komputer yang dibuat dengan tujuan-tujuan tertentu. Pada umumnya virus merusak sistem operasi, aplikasi dan data di komputer yang terinfeksi. Virus dapat menyebar melalui banyak media, antara lain : e-mail, disket, CD, USB drive, Flash memory, program dari internet, maupun jaringan, dan juga dari halaman situs yang ’jahat’.
Beberapa contoh dampak dari infeksi virus:
- Komputer menjadi tidak stabil dan sering ‘hang’ (macet).
- Komputer manjadi lambat.
- Data di harddisk terhapus.
- Program aplikasi tidak dapat digunakan.
Yang mirip dengan virus adalah Worm yang dibuat untuk dapat menyebar dengan cepat ke banyak komputer. Walaupun umumnya worm tidak menimbulkan kerusakan seperti virus, namun worm dapat digunakan untuk membawa berbagai macam muatan/attachment termasuk yang berbahaya.
Kiat-kiat pengamanan:
- Gunakan anti-virus ter-update di komputer Anda, dan pastikan bahwa komputer Anda di-scan secara real-time.
- Banyak virus yang datang melalui e-mail yang diterima, sehingga Anda harus lebih hati-hati pada waktu menggunakan e-mail. Hapus e-mail yang mencurigakan atau yang datang dari pengirim yang tidak dikenal, dan scan e-mail attachment sebelum dibuka.
- Gunakan firewall pada sistem operasi di komputer Anda atau instal personal firewall dan pastikan bahwa pengaturan firewall yang terpasang dapat mengamankan PC Anda.
- Sebaiknya Anda tidak mengakses atau bahkan mendownload file/program-program di internet dari situs yang tidak dikenal/tidak dapat diyakini keabsahannya.
- Scan file-file yang berasal dari disket, CD maupun USB drive yang Anda terima.
- Pastikan bahwa sistem operasi maupun aplikasi di komputer Anda sudah dilindungi dengan sistem proteksi terkini.
Spyware adalah sejenis komputer program yang diprogram untuk ’mencuri’ informasi-informasi penting/pribadi dari komputer yang terinfeksi dan mengirimnya ke lokasi tertentu di internet untuk kemudian diambil oleh pembuatnya. Informasi yang menjadi target utama contohnya: nomor kartu kredit, User ID dan PIN/password, nomor rekening, alamat e-mail, dan lain-lain.4. Bot (roBot)
Spyware dapat terinstall melalui e-mail attachment, program yang diinstall dari sumber-sumber yang tidak jelas, ataupun oleh web site yang ’jahat’.
Virus dapat diprogram untuk menyebarkan spyware. Namun, berbeda dengan virus yang sifatnya lebih merusak, spyware bekerja secara diam-diam agar tidak terlacak sehingga lebih mudah mengumpulkan informasi yang diinginkan sang pembuat/penyebar spyware.
Kiat-kiat pengamanan:
Pengamanan terhadap spyware sama dengan pengamanan terhadap virus/worm.
Bot adalah sejenis komputer program yang apabila terinstal di PC Anda, dapat menyebabkan PC Anda dikontrol oleh orang lain secara remote melalui jaringan. Sang pembuat/penyebar Bot akan dapat melakukan apa saja dengan PC Anda.
Umumnya PC-PC yang telah terkontrol (dikenal sebagai Botnet) digunakan untuk mengirim SPAM, Virus, Worm atau untuk menyerang komputer-komputer lain yang terkoneksi ke jaringan.
Kiat-kiat pengamanan:
Pengamanan terhadap spyware sama dengan pengamanan terhadap virus/worm.
Langganan:
Postingan (Atom)
