-->
w
| Tentang | Ketentuan| Privacy & Policy | Disclaimer | | Alamat : Jalan Desa Harapan Sudirman No. 71A Duri Riau 28884 |
| ☎ Call / Chat Wa : 0853 6582 0822 | ✉ Email :admin@duririau.com |

Kami menjual Rumah Siap Huni, Kaplingan Strategis, juga menerima Borongan Bangunan




Harga Promo Khusus Member, Ayo bergabung, S & K Berlaku



Popular Post

Tampilkan postingan dengan label zina. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label zina. Tampilkan semua postingan

Minggu, 17 Mei 2015

beratnya ujian istiqomah tegakkan syariah

disaat kami berusaha keras pasarkan kredit rumah tanpa bunga !
tanpa denda ! tanpa asuransi ! tanpa lelang !
dan memaparkan mengapa kita harus tinggalkan riba !
namun disaat itu pula justru banyak suara dan permintaan,
mereka ingin kredit biasa lewat bank ! 
nah ini betul-betul aneh !

tahukah anda ?
jika anda muslim, dan mengaku beriman,
kok anda masih melanggar dan melakukan hal yang haram !
yang jelas-jelas dosanya lebih besar daripada berzina !
bayangkan,,,, 2000 rupiah dosa riba lebih besar dari dosa zina !
berarti nilai kredit 60ribu perbulan saja itu lebih besar dosanya
daripada dosa zina tiap hari !
bayangkan jika anda kredit motor 600ribu !
waduh,,,,,,,,
saya bukan sok idealis, tapi ini fakta lho !
percuma dong anda shalat ?

sadarkah anda !
riba atau bunga uang itu penghancur ekonomi !
umpama sepeda motor harganya 15juta cash
dan kalau kredit menjadi 25juta selama 3 tahun
berarti anda telah menyumbang pada kapitalis 10juta
padahal lebih baik anda sumbangkan pada fakir miskin
apalagi paling miris,
anda bisa kasih kapitalis untung sekian ratus ribu perbulan,
tapi,,,
anda tega menolak saudara anda yang pinjam uang 100ribu
aduh maaf saya mau bayar kredit motor dstnya
bayangkan,
1 unit motor dari 15juta menjadi 25juta
dan ada selisih 10juta
berarti naik harga hampir 60 persen
berarti ekonomi telah dimakan kapitalis 60 persen

saran saya,
rusaknya ekonomi karena hal yang dipaksakan,
tidak mampu beli motor baru dipaksakan,
padahal masih bisa beli cash yang seken,
kalaupun motor bekas ada rusaknya,
biaya perbaikan tentu tidak sebanyak harga kredit
kalau anda berdalih hanya sekian atau hanya sekian,
tapi itulah kenyataan,
anda pelit pada saudara anda,
dan tidak untuk hal yang haram
ketika tanda bersedekah,
yang jelas-jelas adalah tabungan akhirat anda,
dipilihlah uang paling kecil, kan tidak wajar,

semoga saja niat saya untuk berantas riba berhasil,
amiin,,,,,,,,
mohon dukungan !

BERSAMBUNG

Jumat, 06 Februari 2015

Siksa atas Pezina


Zina merupakan perbuatan dosa terburuk. Salah satu dosa besar yang paling besar. Dosa hina yang membuat Allah sangat murka. Terlebih kalau yang melakukannya sudah pernah menikah dan merasakan madu perkawinan.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah menyediakan ancaman berat atas perbuatan zina. Allah menggandengkannya dengan ancaman atas perbuatan syirik dan pembunuhan. Ini menunjukkan status dosanya yang sangat berat dan termasuk bagian dari dosa besar yang paling besar.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman,

وَالَّذِينَ لَا يَدْعُونَ مَعَ اللَّهِ إِلَهًا آَخَرَ وَلَا يَقْتُلُونَ النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ وَلَا يَزْنُونَ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَلِكَ يَلْقَ أَثَامًا يُضَاعَفْ لَهُ الْعَذَابُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَيَخْلُدْ فِيهِ مُهَانًا

“Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa (nya), (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina.” (QS. Al-Furqan: 68-69)

Sejumlah mufassirin menyebutkan makna atsam. Yaitu lembah di jahannam. Ikrimah mengatakan, “Mendapatkan atsam: lembah-lembah di jahannam di mana para pezina disiksa di dalamnya.” [Lihat Tafsir Ibnu Katsir dalam tafsir ayat di atas].

Di mana siksa atas mereka diipatgandakan dan mereka kekal di dalamnya dalam kondisi dihinakan sejadi-jadinya. Ini siksa di akhirat pasca dibangkitkan manusia. Adapun sebelum itu, di alam kuburnya, Allah sediakan siksa atas pezina yang juga mengerikan dan menghinakan. Yaitu para pezina laki-laki dan perempuan dipanggang di atas tungku yang bawahnya luas sementara atasnya sempit. Saat api menyalak ke atas, maka mereka terangkat sambil berteriak dan menjerit sekeras-kerasnya. Namun saat itu api mengecil dan mereka kembali di atas tungku. Siksa itu berulang sampai kiamat tiba. Mereka tak bisa keluar darinya. Sebuah kesengsaraan akibat kenikmatan haram sesaat.

Keterangan siksa di atas tercantum dalam hadits yang sangat panjang di Shahih al-Bukhari. Berasal dari Samurah bin Jundab Radhiyallahu ‘Anhu, ia berkata: “Pada suatu pagi Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bercerita kepada kami:

إِنَّهُ أَتَانِي اللَّيْلَةَ آتِيَانِ وَإِنَّهُمَا ابْتَعَثَانِي وَإِنَّهُمَا قَالَا لِي انْطَلِقْ وَإِنِّي انْطَلَقْتُ مَعَهُمَا. . . فَانْطَلَقْنَا فَأَتَيْنَا عَلَى مِثْلِ التَّنُّورِ قَالَ فَأَحْسِبُ أَنَّهُ كَانَ يَقُولُ فَإِذَا فِيهِ لَغَطٌ وَأَصْوَاتٌ قَالَ فَاطَّلَعْنَا فِيهِ فَإِذَا فِيهِ رِجَالٌ وَنِسَاءٌ عُرَاةٌ وَإِذَا هُمْ يَأْتِيهِمْ لَهَبٌ مِنْ أَسْفَلَ مِنْهُمْ فَإِذَا أَتَاهُمْ ذَلِكَ اللَّهَبُ ضَوْضَوْا

“Tadi malam aku didatangi dua orang. Keduanya berkata kepadaku: berjalanlah. Kemudian aku pergi berjalan bersama keduanya. . . lalu kami mendatangi bangunan menyerupai tungku api. Tiba-tiba terdengar suara gaduh dan teriakan di dalamnya. Lalu kami melongok ke dalamnya. Ternyata di dalamnya terdapat beberapa laki-laki dan perempuan telanjang. Kobaran api dari bawah mereka menyalak ke mereka. Saat kobaran api itu mengenai mereka, maka mereka menjerit kesakitan.”

Kemudian Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bertanya kepada kedua orang yang pergi bersamanya tadi, “Siapa mereka itu?” kemudian dijawab di ujung hadits,

وَأَمَّا الرِّجَالُ وَالنِّسَاءُ العُرَاةُ الَّذِينَ فِي مِثْلِ بِنَاءِ التَّنُّورِ، فَإِنَّهُمُ الزُّنَاةُ وَالزَّوَانِي

“Adapun laki-laki dan perempuan telanjang yang berada di bangunan seperti tungku api adalah para laki-laki dan perempuan pezina.” (HR. Al-Bukhari)

Inilah siksa yang disediakan bagi pezina di alam kuburnya yang berlangsung hingga tiba kiamat. Sedangkan siksa berikutnya jauh lebih buruk dan mengerikan. Adakah orang yang masih berani mengambil kenikmatan sesaat untuk kesengsaan yang panjang. Wallahu A’lam.