Jika kita
mengukur jarak Kota Makkah ke arah Kutub Utara, diperoleh angka 7631.68
km, sedangkan jika ke arah Kutub Selatan, diperoleh angka 12348.32 km.
Apabila kedua angka tersebut kita diperbandingkan :
12348.32 km / 7631.68 km = 1.618
Angka 1.618 di dalam matematika, dikenal sebagai Bilangan Fibonacci, yang didefinisikan dengan rumus sebagai berikut:
Penjelasan:
Barisan ini berawal dari 0 dan 1, kemudian angka berikutnya didapat
dengan cara menambahkan kedua bilangan yang berurutan sebelumnya.
Dengan aturan ini, maka barisan bilangan Fibonaccci diperoleh :
0, 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89, 144, 233, 377, 610, 987, 1597, 2584, 4181, 6765, 10946…
Barisan bilangan Fibonacci dapat dinyatakan sebagai berikut:
Fn = (x1n – x2n)/ sqrt(5)
dimana :
- Fn adalah bilangan Fibonacci ke-n
- x1 dan x2 adalah penyelesaian persamaan x2-x-1=0
Fakta-Fakta Bilangan Fibonacci
1. Jumlah Daun pada Bunga (petals)
Mungkin
sebagian besar tidak terlalu memperhatikan jumlah daun pada sebuah
bunga. Dan bila diamati, ternyata jumlah daun pada bunga itu menganut
deret fibonacci. contohnya:
- jumlah daun bunga 3 : bunga lili, iris
- jumlah daun bunga 5 : buttercup (sejenis bunga mangkok)
- jumlah daun bunga 13 : ragwort, corn marigold, cineraria,
- jumlah daun bunga 21 : aster, black-eyed susan, chicory
- jumlah daun bunga 34 : plantain, pyrethrum
- jumlah daun bunga 55,89 : michaelmas daisies, the asteraceae family
Ingin lihat buktinya? silahkan diamati beberapa gambar berikut :
2. Pola Bunga
Pola bunga juga menunjukkan adanya pola fibonacci ini, misalnya pada bunga matahari.
Dari titik tengah menuju ke lingkaran yang lebih luar, polanya mengikuti deret fibonacci.
3. Tubuh Manusia
Hubungan
kesesuaian “ideal” yang dikemukakan ada pada berbagai bagian tubuh
manusia rata-rata dan yang mendekati nilai rasio emas dapat dijelaskan
dalam sebuah bagan umum sebagaimana berikut:Nilai perbandingan M/m pada
diagram berikut selalu setara dengan rasio emas. M/m = 1,618

Contoh pertama dari rasio emas pada tubuh manusia rata-rata adalah jika
antara pusar dan telapak kaki dianggap berjarak 1 unit, maka tinggi
seorang manusia setara dengan 1,618 unit. Beberapa rasio emas lain pada
tubuh manusia rata-rata adalah:
Jarak antara ujung jari dan siku / jarak antara pergelangan tangan dan siku,
Jarak antara garis bahu dan unjung atas kepala / panjang kepala,
Jarak antara pusar dan ujung atas kepala / jarak antara garis bahu dan ujung atas kepala,
Jarak antara pusar dan lutut / jarak antara lutut dan telapak kaki.
Hubungan Makkah dan Bilangan Fibonacci, dalam Al Qur’an
Jika jumlah seluruh huruf dalam QS. Ali Imran (3) ayat 96, yang berjumlah 47, dibagi angka Fibonacci 1.618, di dapat…
47/1.618 = 29
Dimana angka 29, merupakan jumlah huruf dari pangkal ayat sampai kepada kata Bakkah (Makkah)…

Ayat
3:96 itu terdiri atas 47 huruf mati, kata Bibaka (Mekkah) pada ayat ini
berakhir di huruf ke 29, sesudah kata Bibaka masih ada 18 huruf lagi,
sehingga seluruhnya 47.
ا ء ن ن ا ء و و ل ب ي ت و ض ع ا ل ل ن ن ا س ذ ي ب ب ك ك ة م ب ا ر ك ا و ه د ى ل ل ل ع ل م ي ن
ayat
ini sering dipakai untuk menunjukkan Ka’bah di Mekkah memiliki
pendekatan ke rasio emas. Rumus fibonnaci (a+b)/a=1+(b/a), inisialkan
a=29, b=18. didapat hasil
(29+18)/29=1+(18/29) >> 1.621=1.621.
Cara
lain untuk mengetahui rasio Ka’bah di Mekah yaitu dengan dengan
menggunakan koordinat geografi: Menurut peta Google earth Ka’bah berada
di posisi 21˚,25 menit,20 detik lintang utara atau dengan kata lain:
Ka’bah berada di koordinat 21˚ (25/60)= 21,422˚LU/dari equator. Jarak
dari Ka’bah ke Kutub Utara adalah 90˚-21˚422=68,578˚. Jarak dari Ka’bah
ke Kutub selatan adalah 90˚+21˚422=111˚422.
Dari nilai ini bisa kita hitung rasio koordinat ini yaitu:
(a+b)/a=1+(b/a)
(111˚422+68,578˚)/111˚422=1+(68˚578/111˚422) >> 1,6155=1,6155
Dari
dua cara ini didapat hasil yang berbeda-beda, tetapi bisa diketahui
kalo rasionya berada di antara 1,6155 hingga 1,621. Untuk mendapat
pendekatan tunggal, ambil Nilai rata-rata kedua rasio ini adalah:
(1,6155+1,621)/2=1,61825.
Berdasarkan perhitungan matematis,
Ka’bah
yang di Makkah memang benar berada di lokasi yang memiliki pendekatan
ke rasio emas, sementara kota Mekkah sendiri berada di koordinat yang
menghasilkan rasio emas.
Yang
pernah belajar rasio emas tentu tahu bahwa rasio emas itu nilainya
memiliki pendekatan ke 1,618. Paham dong arti kata pendekatan, berarti
mendekati ya tidak mesti harus berada di angka tersebut.
Yang
pernah belajar Fibonacci tentu tahu betul bahwa sesuatu itu disebut
memiliki rasio emas jika perbandingan bagian terpanjang/bagian terpendek
itu mendekati 1,618, menurut deret rasio emas, 2/1,3/2,dan 5/3 juga
termasuk rasio emas, semakin besar angkanya, rasionya semakin mendekati
1,618.
Klaim
Ka’bah di Makkah memiliki rasio emas adalah sesuatu yang benar, karena
dihitung dengan cara apapun memang menghasilkan angka yang mendekati
rasio emas/golden ratio.
Sesungguhnya
rumah (ibadah) pertama yang dibangun untuk manusia, ialah (Baitullah)
yang di Bakkah (Makkah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi seluruh
alam
(QS. Ali Imran (3) ayat 96)
INILAH HUBUNGAN ANTARA KA'BAH KIBLAT DAN KIAMAT
Kita Kadang bertanya kenapa sholat wajib menghadap kiblat?
trus kenapa berdoa di area Ka'bah lebih Abdol atau di ijabah.?
karena rumah ibadah yang pertama diberkahi Allah SWT adalah Ka'bah.
1. Ketika mempelajari Kaidah Tangan Kanan (Hukum Alam),
bahwa putaran energi kalau bergerak berlawanan dengan arah jarum jam,
maka arah energi akan naik ke atas akan naik ke atas. Arah ditunjukkan
arah 4 jari, dan arah ke atas ditunjukkan oleh Arah Jempol.
Gejala penyimpangan magnet jarum di sekitar arus listrik membuktikan bahwa arus listrik dapat menghasilkan medan magnet.
Medan
magnet yang ditimbulkan arus listrik dapat diterangkan melalui aturan
atau kaidah berikut. Anggaplah suatu peng- hantar berarus listrik
digenggam tangan kanan. Jika arus listrik searah ibu jari, arah medan
magnet yang timbul searah keempat jari yang menggenggam. Kaidah yang
demikian disebut kaidah tangan kanan menggenggam.
2. Dengan
pola ibadah thawaf dimana bergerak dengan jalan berputar harus
berlawanan jarum jam, ini menimbulkan pertanyaan, kenapa tidak boleh
terbalik arah, searah jarum jam misalnya.
3. Kenapa Solat harus menghadap Kiblat, termasuk dianjurkan berdoa dan pemakaman menghadap Kiblat
4. Kenapa Solat Di Masjidil Haram menurut Hadist nilainya 100.000 kali dari di tempat sendiri.
5. Singgasana Tuhan ada di Langit Tertinggi
Perenungan Sintesa :
- Energi
Solat dan Doa dari individu atau jamaah seluruh dunia terkumpul dan
terakumulasi di Kabah setiap saat, karena Bumi berputar sehingga solat
dari seluruh Dunia tidak terhenti dalam 24 jam, misal orang Bandung
solat Dzuhur, beberapa menit kemudian orang Jakarta Dzuhur, beberapa
menit kemudian Serang Dzuhur, Lampung dan seterusnya. Belum selesai
Dzuhur di India Pakistan, di Makasar sudah mulai Ashar dan seterusnya.
Pada saat Dzuhur di Jakarta di London Sholat Subuh dan seterusnya 24 jam
setiap hari, minggu, bulan, tahun dan seterusnya.
- Energi
yang terakumulasi, berlapis dan bertumpuk akan diputar dengan generator
orang-orang yang bertawaf yang berputar secara berlawanan arah jarum
jam yang dilakukan jamaah Makah sekitarnya dan Jamaah Umroh / Haji yang
dalam 1 hari tidak ditentukan waktunya.
- Maka
menurut implikasi hukum Kaidah Tangan Kanan bahwa Energi yang terkumpul
akan diputar dengan Tawaf dan hasilnya kumpulan energi tadi arahnya
akan ke atas MENUJU LANGIT. Jadi Sedikit terjawab bahwa energi itu tidak
berhenti di Kabah namun semuanya naik ke Langit. Sebagai satu cerobong
yang di mulai dari Kabah. Menuju Langit mana atau koordinat mana itu
masih belum nyampe pikiran saya. Yang jelas pasti Tuhan telah membuat
saluran agar solat dan doa dalam bentuk energi tadi agar sampai Ke
Hadirat Nya. Jadi selama 24 Jam sehari terpancar cerobong Energi yang
terfokus naik ke atas Langit. Selamanya sampai tidak ada manusia yang
solat dan tawaf (kiamat?).
Kesimpulan
- Solat
dan Doa, diyakini akan sampai ke langit menuju Singgasana Tuhan selama
memenuhi kira-kira persyaratan uraian di atas dengan sintesa
(gabungan/Ekstrasi) renungan hukum agama dan hukum alam, karena
dua-duanya ciptaan Tuhan juga. Jadi hendaknya ilmuwan dan agamawan
bersinergi/ saling mendukung untuk mencapai kemaslahatan yang lebih luas
dan pemahaman agama yang dapat diterima lahir batin
- Memantapkan
kita dalam beribadah solat khususnya dan menggiatkan diri untuk selalu
on-line 24 jam dengan Tuhan, sehingga jiwa akan selalu terjaga dan
membuahkan segala jenis kebaikan yang dilakukan dengan senang hati
(iklas).
- Terjawablah
jika sholat itu tidak menyembah patung/berhala/batu hajar aswad/ Kabah
seperti yang dituduhkan/difitnahkan kaum orientalis, tapi menggunakan
perangkat alam sederhana untuk menyatukan energi solat dan doa seluruh
alam untuk mencapai Tuhan dengan upaya natural manusia. Umat islam bisa
berdoa ditempat suci manapun, seperti semua hal yang pasti ada pusatnya.
- Tuhan Maha Pandai, Maha Besar dan Maha Segalanya, dan umat manusia hanyalah dibekali sedikit ilmu .
- Jangan biarkan Islam terpecah menjadi
beberapa golongan oleh orang-orang tertentu, jadikanlah Islam yg Tauhid
yg bersumber dari Al-Quran dan Hadis. ingatkah JANJI Iblis yg tertulis
di Al-Quran? Ia akan menyesatkan umat manusia hingga akhir zaman tiba
hingga manusia menemaninya di neraka. Semoga kita tidak termasuk orang
yg disesatkan.
- Ingat, amalan seorang manusia pada hari akhir/perhitungan amal adalah shalatnya, shalatlah diawal waktu & dengan khusyuk
- Islam
menghargai perbedaan keyakinan, karena hidayah itu datangnya dari izin
Allah SWT dan tidak ada paksaan untuk memeluk Islam, karena semuanya
berasal dari hati.
- Hati-Hatilah
terhadap media entah di luar negeri atau Indonesia yg selalu menyudutkan
Islam, dan melakukan propaganda di dunia maya dan nyata, & selalu
menebar fitnah, memutarbalikkan fakta. Masih ingat salah satu
kejadiannya? konspirasi tragedi 911 ? Peperangan/Konflik Saudara di
berbagai negara? dan kejadian lainnya? siapakah otak dibalik kejadian
tersebut? mereka tidak akan pernah senang pada Islam hingga hari kiamat
& kelak dikumpulkan di padang mahsyar
Jika Seseorang mengenal dan menarapkan Ilmu Islam yg benar sesuai
Al-Quran dengan tuntunan Nabi Muhammad SAW, dia tidak akan melakukan
perilaku negatif,
karena ia akan tau resikonya kelak dialam kubur & akhirat atas apa yg diperbuatnya sekecil apapun.
Nabi Adam aja gara-gara dilarang makan buah Khuldi, Allah SWT
dikeluarkan dari Surga, Iblis pun demikian disuruh sujud ia menolak.
Nah.. apalagi Manusia yg banyak ngelanggar Al-Quran dan Hadist ?
- Pelajari Sejarah Islam dari Awal & amalkan Ilmu Islam yg TAUHID yg bersumber dari Al-Quran dan Hadits,
agar kalian tidak tersesat dan diberi keselamatan Dunia & Akhirat Kelak.
Bisa dengan melihat Acara Ceramah-ceramah di TV & Radio.
Jangan hanya mengaku Islam tapi ilmu agama islam pun tidak tau,
membaca Al-Quran dengan tartil tidak ada niat untuk mempelajari & mengamalkan isi didalamnya.
“Sesungguhnya amal hamba yang pertama kali akan
dihisab pada hari kiamat adalah shalatnya. Apabila shalatnya baik, dia
akan mendapatkan keberuntungan dan keselamatan. Apabila shalatnya rusak,
dia akan menyesal dan merugi. Jika ada yang kurang dari shalat
wajibnya, Allah Tabaroka wa Ta’ala mengatakan,’Lihatlah apakah pada
hamba tersebut memiliki amalan shalat sunnah?’ Maka shalat sunnah
tersebut akan menyempurnakan shalat wajibnya yang kurang. Begitu juga
amalan lainnya seperti itu.”
Bilamana shalat seseorang itu baik maka baik pula
amalnya, dan bilamana shalat seseorang itu buruk maka buruk pula
amalnya.” (HR. Ath-Thabarani)
“Siapa yang meninggalkan Sholat dengan sengaja, maka ia kafir terang-terangan” (H.R. Atthabarani)
Ini
sekedar renungan dan analisa , semoga saja mampu memotivasi kita dan
para Pakar untuk memicu pemikiran, penelitian lebih dalam untuk lebih
mempertebal keimanan dan menjadi saksi bahwa Tuhan menciptakan semesta
dengan penuh kesempurnaan tidak dengan
main-main (asal jadi) dan ada beberapa hal yg tidak dapat ditangkap
secara ilmu manusia yg sedikit, sehingga makin yakin dan cinta pada
Tuhan Yang Maha Esa. Mungkin renungan ini berlebihan dan berfantasi,
tapi sedikitnya ini pendekatan yang mampu menjawab pertanyaan
sebagaimana di atas dan tidak bertentangan dengan Kitab Suci dan Hadist
bahkan mendukungnya.
Dan
mau berpesan bwt kalian tolong jangan membawa-bawa embel agama islam
seperti memakai peci/kerudung/aksi teroris dengan membunuh manusia
lainnya, atau ketika kalian berbuat kekerasan/perilaku negatif lainnya .
Agama Islam tidak mengajarkan hal-hal yg demikian..
Semoga bermanfaat...
Ramalan Untuk Memastikan Bahwa Ka'bah Dan Kiamat hanya Allah Yang Tahu :
- Ka'bah
Akan Hancur Dengan Sendirinya (Terbukti dengan ditenggelamkannya satu
pasukan yang akan menyerang ka'bah suatu hari nanti)
- Jika Pusat Bumi Bergeser,
Akan Banyak Kekacauan di bumi seperti Musim Yang tidak Mengenal waktu,
waktu terasa semakin cepat berganti, bencana alam, dan segala dosa
lainnya dimuka bumi,
- Kiamat Akan Cepat Terjadi Jika Sholat Sudah Mulai Ditinggalkan, Anda Pasti Juga pernah mendengar jika Siapa Yang Meninggalkan sholat berarti telah merobohkan Agama.
- Dajjal
akan muncul dari Ashbahan dan akan menelusuri muka bumi. Tidak ada satu
negeri pun melainkan Dajjal akan mampir di tempat tersebut. Yang
dikecualikan di sini adalah Makkah dan Madinah karena malaikat akan
menjaga dua kota tersebut. Dajjal tidak akan memasuki kedunya hingga
akhir zaman. (bermakna kiasan/makna sebenarnya?), sudah munculkah saat
ini? rasakan dengan mata hati..
- Kiamat akan semakin dekat jika Manusia tidak takut lagi akan DOSA dan tidak tertarik dengan SURGA
- Tidak peduli makanan yg dimakan halal ataukah haram
- Sudah
tidak peduli dengan harta yg diperoleh untuk dirinya sendiri atau
menafkahi keluarganya apakah halal/haram, tidak peduli makanan yg masuk
ke tubuh halal/haram
- Untuk
selain Islam, kapan kapan akan kita kupas, bagaimana petunjuk Allah
Disempurnakan dari umat Nabi Ibrahim AS, Nabi Musa AS hingga Muhammad
SAW. Nabi Isa AS menyempurnakan Taurat dengan Injil, Dan Muhammad SAW
menyempurnakan keduanya Dengan Al Qur'an. Hingga Kalian mengerti bahwa
kita dulu adalah umat yang satu, namun terpecah karena seperi Janji
IBLIS untuk menjerumuskan/menemaninya di neraka pada hari Akhir nanti.