-->
w
| Tentang | Ketentuan| Privacy & Policy | Disclaimer | | Alamat : Jalan Desa Harapan Sudirman No. 71A Duri Riau 28884 |
| ☎ Call / Chat Wa : 0853 6582 0822 | ✉ Email :admin@duririau.com |

Kami menjual Rumah Siap Huni, Kaplingan Strategis, juga menerima Borongan Bangunan




Harga Promo Khusus Member, Ayo bergabung, S & K Berlaku



Popular Post

Rabu, 19 Mei 2021

Ceramah Terbaru Ustadz Firanda Andirja : MANHAJ NGACO

Ceramah Terbaru Ustadz Firanda Andirja 
tentang Palestine agar Segelintir Kaum Muslimin Jangan Bermanhaj NGACO



Jumat, 23 April 2021

Meluruskan Sejarah Ra Kartini dan Islam

Copas dari akun Ustadz Azzam Mujahid Izzulhaq

♥️๐Ÿค Narasi dan penjelasannya mencerahkan ๐Ÿ’š๐Ÿ’›

DOOR DUISTERNIS TOT LICHT: HABIS GELAP TERBITLAH TERANG

*RADEN AJENG KARTINI: _SEBELUM DAN SESUDAH MENGENAL ISLAM_ (MERUNTUHKAN NARASI FEMINIS ORIENTALIS)*

A. Masa Sebelum Mengenal Islam

RA Kartini (1879-1904) memang lahir dari keluarga Muslim dan juga keluarga ningrat yg dekat dengan Belanda. Namun, sebagaimana keluarga Muslim dari kalangan 'ningrat' kebanyakan di saat itu, dia yg terjangkit virus seorang orientalis Belanda bernama Snouck Hurgronje (1857-1936) yg memiliki misi sistematis untuk meminggirkan pribumi Muslim dari Bumi Nusantara. Kartini pun tumbuh dalam pola pikir dan pemahaman Islam yg keliru yg di bawa oleh Snouck.

Dalam suratnya kepada Stella Zihandelaar bertanggal 6 November 1899, Kartini menulis:
"Mengenai agamaku Islam Stella, aku harus menceritakan apa? Islam melarang umatnya mendiskusikan ajaran agamanya dengan umat lain. Lagi pula, aku beragama Islam karena nenek moyangku Islam. Bagaimana aku dapat mencintai agamaku, jika aku tidak mengerti dan tidak boleh memahaminya?

Al Quran terlalu suci, tidak boleh diterjemahkan ke dalam bahasa apa pun, agar bisa dipahami setiap Muslim. Di sini tidak ada orang yang mengerti Bahasa Arab. Di sini, orang belajar Alquran tapi tidak memahami apa yang dibaca.

Aku pikir, adalah gila orang diajar membaca tapi tidak diajar makna yang dibaca. Itu sama halnya engkau menyuruh aku menghafal Bahasa Inggris, tapi tidak memberi artinya.

Aku pikir, tidak jadi orang saleh pun tidak apa-apa asalkan jadi orang baik hati. Bukankah begitu Stella?"**

Perhatikan rangkaian kalimat RA Kartini tersebut, begitu kental bahwa pemahamannya adalah pemahaman Islam yg keliru yg memang dihembuskan di kalangan umat Islam pada saat itu oleh Snouck Hurgronje yg berhasil berpura-pura menjadi seorang Muslim, kemudian mempelajari Islam dan Arab di Makkah Al Mukarramah, dan kembali ke Nusantara dengan memperkenalkan diri dengan nama Syaikhul Islam Jawa.

Salah satu ajaran Snouck adalah sakralisasi Al Quran. Al Quran boleh bahakan harus ada di setiap rumah, namun Al Quran harus ditempatkan di tempat yg paling tinggi. Bahasa Arab adalah bahasa sakral sehingga Al Quran tidak boleh diterjemahkan. Ini adalah upaya untuk menjauhkan umat Islam pribumi Nusantara untuk menghormati Al Quran tapi enggan membaca dan memahaminya.

Snouck Hurgronje adalah adviseur pada Kantoor Voor Inlandsche Zaken pada periode 1899-1906. Kantor inilah yg bertugas memberikan nasehat kepada pemerintah kolonial dalam masalah pribumi. Dalam bukunya, Politik Islam Hindia Belanda, (Jakarta: LP3ES, 1985), Dr. Aqib Suminto mengupas panjang lebar pemikiran dan nasehat-nasehat Snouck Hurgronje kepada pemerintah kolonial Belanda. 

Strategi yg lainnya, adalah melakukan pembaratan kaum elite pribumi melalui dunia pendidikan, sehingga mereka jauh dari Islam. Menurut Snouck, lapisan pribumi yg berkebudayaan lebih tinggi relatif jauh dari pengaruh Islam. Sedangkan pengaruh Barat yg mereka miliki akan mempermudah mempertemukannya dengan pemerintahan Eropa. Snouck optimis, rakyat banyak akan mengikuti jejak pemimpin tradisional mereka. 

Menurutnya, Islam Indonesia akan mengalami kekalahan akhir melalui asosiasi pemeluk agama ini ke dalam kebudayaan Belanda. Dalam perlombaan bersaing melawan Islam bisa dipastikan bahwa asosiasi kebudayaan yg ditopang oleh pendidikan Barat akan keluar sebagai pemenangnya. Apalagi, jika didukung oleh kristenisasi dan pemanfaatan adat. (hal. 43). 

Aqib Suminto mengupas beberapa strategi Snouck Hurgronje dalam menaklukkan Islam di Indonesia: Terhadap daerah yang Islamnya kuat semacam Aceh misalnya, Snouck Hurgronje tidak merestui dilancarkan kristenisasi. Untuk menghadapi Islam ia cenderung memilih jalan halus, yaitu dengan menyalurkan semangat mereka kearah yg menjauhi agamanya (Islam) melalui asosiasi kebudayaan. (hal. 24).

Pada tanggal 15 Agustus 1902, Kartini melanjutkan 'curhat pemikirannya', kali ini is menulis surat kepada Ny. Abendanon: 
"Dan waktu itu aku tidak mau lagi melakukan hal-hal yg tidak tahu apa perlu dan manfaatnya. Aku tidak mau lagi membaca Al Quran, belajar menghafal perumpamaan-perumpamaan dengan bahasa asing yg tidak aku mengerti artinya.

Jangan-jangan, guruku pun tidak mengerti artinya. Katakanlah kepada aku apa artinya, nanti aku akan mempelajari apa saja. Aku berdosa. Sedangkan Al Quran teralu suci, sehingga kami tidak boleh mengerti apa artinya."**

Di suratnya ini, kita bisa melihat bahwa pemikiran Snouck memang benar-benar telah mewarnai seorang Muslimah bernama Kartini dan tentunya banyak Muslim dan Muslimah lainnya (mungkin saja) hingga kini.

B. Hubungan Kartini dengan Snouck Hurgronje

Dalam sejumlah suratnya kepada Ny. Abendanon, Kartini memang beberapa kali menyebut nama Snouck sebagai orang hebat yg sangat pakar dalam soal Islam. Dalam suratnya tersebut tertanggal 18 Februari 1902, Kartini menulis:
"Salam, Bidadariku yang manis dan baik!... 
Masih ada lagi suatu permintaan penting yg hendak saya ajukan kepada Nyonya. Apabila Nyonya bertemu dengan teman Nyonya Dr. Snouck Hurgronje, sudikah Nyonya bertanya kepada beliau tentang hal berikut: 

Apakah dalam agama Islam juga ada hukum aqil baligh seperti yg terdapat dalam undang-undang bangsa Barat? Ataukah sebaiknya saya memberanikan diri langsung bertanya kepada beliau? 

Saya ingin sekali mengetahui sesuatu tentang hak dan kewajiban perempuan Islam serta anak perempuannya."** (Lihat, buku Kartini: Surat-surat kepada Ny. R.M. Abendanon-Mandri dan Suaminya, (penerjemah: Sulastin Sutrisno), (Jakarta: Penerbit Djambatan, 2000), hal. 234-235).

C. Kartini Berhijrah

Pasca berkirim surat kepada Ny. Abendanon pada tanggal 18 Februari 1902, pertanyaan mengenai aqil baligh yg ia titipkan untuk disampaikan kepada Snouck Hurgronje ini kemudian terus menggundahkan hati dan pikirannya. 

Qadarullah, sebagaimana dituturkan oleh Nyai Fadhilia Sholeh, cucu Kyai Sholeh Darat, Kartini bertemu dengan tokoh agama Islam yg satu almamater (sama-sama belajar di Makkah Al Mukarramah) dengan Snouck Hurgronje, yakni Syaikh Shalih ibn Umar As Simarani atau lebih dikenal dengan nama Kyai Sholeh Darat, yg pada saat itu mengisi sebuah pengajian di rumah Pangeran Ario Hadiningrat, Bupati Demak pada saat itu yg juga adalah paman dari Kartini.

Pikirnya, Kyai Sholeh Darat yg sama-sama belajar di Makkah, adalah satu manhaj dengan Snouck. Padahal tentu saja berbeda. Kartini pun mendengarkan isi ceramah Syaikh Shalih ibn Umar alias Kyai Sholeh Darat ini dengan seksama.

Kyai Sholeh Darat memberikan ceramah tentang tafsir Al Fatihah. Kartini tertegun. Sepanjang pengajian, Kartini seakan tak sempat memalingkan pandangan matanya dari sosok Kyai Sholeh Darat, dan telinganya menangkap kata demi kata yg disampaikan sang ulama besar di hadapannya. Ini bisa dipahami karena selama ini RA Kartini hanya tahu membaca Al Fatihah, tanpa pernah tahu makna ayat-ayat itu.

Setelah pengajian, Kartini mendesak pamannya, Pangeran Ario Hadiningrat, Bupati Demak, untuk menemaninya menemui Kyai Sholeh Darat. Berikut dialog Raden Ajeng Kartini dengan Kyai Shaleh Darat sebagaimana penuturan cucunya, Nyai Fadhilia Darat:

"Kyai, perkenankan saya bertanya bagaimana hukumnya apabila seorang berilmu menyembunyikan ilmunya?" Kartini membuka dialog.

Kyai Sholeh tertegun, tapi tak lama. "Mengapa Raden Ajeng bertanya demikian?" Kyai Sholeh balik bertanya.

"Kyai, selama hidupku baru kali ini aku berkesempatan memahami makna surat Al Fatihah, surat pertama dan induk Al Quran. Isinya begitu indah, menggetarkan sanubariku," ujar RA Kartini.

Kyai Sholeh tertegun. Sang guru seolah tak punya kata untuk menyela. RA Kartini melanjutkan:
"Bukan buatan rasa syukur hati ini kepada Allah swt. Namun, aku heran mengapa selama ini para ulama melarang keras penerjemahan dan penafsiran Al Quran ke dalam Bahasa Jawa. Bukankah Al Quran adalah bimbingan hidup bahagia dan sejahtera bagi manusia?"

Dialog berhenti sampai di situ Nyai Fadhila menulis Kyai Sholeh Darat tak bisa berkata apa-apa kecuali: "Subhanallah!" RA Kartini telah menggugah kesadaran Kyai Sholeh Darat untuk melakukan pekerjaan besar, menerjemahkan Al Quran ke dalam Bahasa Jawa.

Setelah pertemuan itu, Kyai Sholeh Darat menerjemahkan ayat demi ayat, juz demi juz. Sebanyak 13 juz terjemahan diberikan sebagai hadiah pernikahan RA Kartini bersama Bupati Rembang, K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat pada tanggal 12 November 1902. Kartini menyebutnya sebagai kado pernikahan yg tidak bisa dinilai manusia. 

D. Siapa Kyai Sholeh Darat?

Kyai Sholeh Darat atau Syaikh Shalih ibn Umar As Simarani adalah putera dari Syaikh Umar salah satu anggota Kopassus-nya Sultan Abdul Hamid Cokro Khalifatu Rasulillah Tanah Jowo atau lebih dikenal dengan nama Pangeran Diponegoro.

Syaikh Shalih ibn Umar As Simarani adalah rekan santri Syaikh Nawawi Al Bantani (Kyai Nawawi Banten), yg menjadi Imam Masjidil Haram pertama dari Nusantara dan juga Syaikh Khalil Al Bankalani (Kyai Cholil Bangkalan). 

Di Makkah Al Mukarramah, Syaikh Shalih ibn Umar As Simarani bersama Syaikh Nawawi Al Bantani dan Syaikh Khalil Al Bankalani berguru kepada Syaikh Muhammad Al Murqi, Syaikh Muhammad Sulaiman Hasbullah, Syaikh Sayyid Muhammad Zein Dahlan, Syaikh Zahid, Syaikh Umar As Syani, Syaikh Yusuf Al Mishri serta Syaikh Jamal Mufti Hanafi.

Syaikh Shalih ibn Umar As Simarani alias Kyai Sholeh Darat adalah guru dari Hadratus Syaikh Hasyim Asy'ari (Mbah Hasyim), pendiri Nahdhatul Ulama, dan juga guru dari dari KH. Ahmad Dahlan (Yai Dahlan), pendiri Muhammadiyah.

Al Quran yg diterjemahkan Kyai Sholeh Darat ke dalam Bahasa Jawa, yg kemudian dihadiahkan kepada Kartini pada pernikahannya adalah QS. Al Fatihah sampai dengan QS. Ibrahim. QS. Al Hijr sampai dengan QS. An Naas belum sempat diterjemahkannya dikarenakan Syaikh Shalih ibn Umar As Simarani alias Kyai Sholeh Darat wafat.

E. Kartini dan Poligami

Sebagian dari kita mungkin akan heran dan merasa rancu jika kita hanya mengacu sumber sejarah dari kaum feminis dan orientalis. Kaum feminis itu anti-poligami, tapi kok Kartini sebagai salah satu tokoh yg digunakan oleh mereka malah berpoligami?

Sebagaimana kita ketahui bahwa Kartini adalah istri ketiga dari Bupati Rembang, Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat. Jika Kartini adalah seorang feminis emansipasis, maka mestinya ia tidak bersedia dipoligami, bukan? Dari sini saja, runtuh logika kaum feminis orientalis dalam menjadikan seorang Kartini sebagai tokoh feminis emansipasis.

Sebagaimana dijelaskan bahwa terjadi transformasi besar dari seorang Kartini setelah bertemu Kyai Sholeh Darat. Setelah mendengarkan tafsir Al Fatihah yg disampaikan. Setelah membaca Al Quran yg diterjemahkan sehingga mudah untuk memahaminya, Kartini berubah pemikirannya terhadap Islam. Ia menjadikan Al Quran sebagai sumber pengambilan keputusan dalam hidupnya.

Jika Al Quran saja tidak melarang poligami, kenapa kemudian ia sebagai manusia yg tunduk dan patuh kepada Al Quran kemudian berani-berani meragukan dan menolaknya? Demikian pola pikirnya.

F. Kartini SETELAH mengenal Islam dan Al Quran

Perhatikan surat Kartini setelah mengenal Islam tertanggal 27 Oktober 1902 kepada Ny. Abendanon: 
"Sudah lewat masanya, semula kami mengira masyarakat Eropa itu benar-benar yg terbaik, tiada tara. Maafkan kami. Apakah ibu menganggap masyarakat Eropa itu sempurna? Dapatkah ibu menyangkal bahwa di balik yg indah dalam masyarakat ibu terdapat banyak hal yg sama sekali tidak patut disebut peradaban?

Tidak sekali-kali kami hendak menjadikan murid-murid kami sebagai orang setengah Eropa, atau orang Jawa kebarat-baratan."**

Dalam suratnya kepada Ny. Van Kol, tanggal 21 Juli 1902, Kartini juga menulis: 
"Saya bertekad dan berupaya memperbaiki citra Islam, yg selama ini kerap menjadi sasaran fitnah. Semoga kami mendapat rahmat, dapat bekerja membuat agama lain memandang Islam sebagai agama yang disukai."**

Lalu dalam suratnya kembali kepada Ny. Abendanon, bertanggal 1 Agustus 1903, Kartini menulis: 
"Ingin benar saya menggunakan gelar tertinggi, yaitu Hamba Allah."**

G. Penutup

Sebagaimana disampaikan oleh sejarawan Universitas Padjadjaran Bandung, Prof. Ahmad Mansur Suryanegara dalam Api Sejarah, bahwa: Raden Ajeng Kartini adalah pejuang 'pemberontak' sistem adat dan sistem tanam paksa yang menyengsarakan rakyat, pengkritik politik zending dan penghentian politik Kristenisasi.

Sebenarnya, surat-surat Kartini kepada Abendanon dan Ny. Abendanon, Nn. Stella Zeehandelaar, Ny. Marie Ovink Soer istrii Residen Jepara, Ir. H. H. Van Kol (anggota Tweede Kamer) dan Ny. Nellie Van Kol, serta Dr. Andriani, tidaklah bermakna apapun, tidak akan dirinya menjadi 'Pendekar Kaumnya', apabila Kartini terbawa hanyut menjadi kebarat-baratan atau hanya menjadi pendukung adat saja.

Justru hanya karena Kartini menemukan jati dirinya (berhijrah) setelah mendalami makna Al Quran-lah segala duka nestapa dan kegelapan jadi tiada karena tersinari cahaya kebenaran ajaran Al Quran. Direnunginya tafsir Al Quran dalam Bahasa Jawa dan terbukalah realitas yang sedang dicari, Habis Gelap Terbitlah Terang (minazhzhulumati ilannur).

Hanya karena Al Quran-lah yg menjadikan pikirannya terbuka dan memuatkan idenya dalam surat-suratnya Raden Ajeng Kartini yg menjadikannya Teladan Kaumnya. Terkuaklah dan bangkitlah Gerakan Nasional yang ditandai dan dipelopori dengan Gerakan Pendidikan Mencerdaskan Anak Bangsa.

Ya, peringatan Hari Kartini, sejatinya adalah BUKAN tentang emansipasi dan atau bahkan poligami. Jauh lebih daripada itu, peringatan Hari Kartini sejatinya adalah tentang HIJRAH FIKRIYAH seorang wanita muslim Indonesia dari dikotomi adat dan kristenisasi (penjajah Belanda) menuju kemajuan pemikiran dan peradaban Islam yg memuliakan siapapun, termasuk perempuan.

Peringatan Hari Kartini adalah peringatan tentang DAKWAH pergerakan nasional dari kejahiliyahan penjajahan menuju cahaya kemerdekaan.

Peringatan Hari Kartini adalah tentang JIHAD penegakkan dan pengamalan Al Quran dalam ruang lingkup diri dan sosial kemasyarakatan.

Selamat Hari Kartini. Semoga Allah merahmati seluruh wanita pejuang peradaban di negeri ini, dulu hingga sekarang. Amin.

Rabu, 21 April 2021

0819 1389 0778 mau Hack Whatsapp

Ini contoh manusia yang berniat buruk
Yakni menghack whatsapp orang lain,
Bahkan mungkin foto juga memakai foto orang lain, kena pasal berlapis UU ITE

Jumat, 16 April 2021

kualitas 2mp CCTV bm70com

Ini baru level 2mp 1080P
Belum yang 3mp, 4mp, 5mp ๐Ÿ˜Š
Silahkan bagi yang mau pasang CCTV hubungi www.bm70.com
Desa Harapan Sudirman Duri

Kamis, 15 April 2021

Iklan Facebook Mark Zukenberg

Barangkali Iklan2 Begini yang membuat Kaya #MarkZukenberg si Pemilik #Facebook pasalnya Kalau Kita membuat Iklan Item Jualan Real dan Baik malah sering ditolak di #Marketplace #Facebook  Udah Tahunan kadang Jual Rumah, Jual Tanah, Jual Pulsa, Jual Token PLN, Jual Thermometer Gun malah ditolak tanpa bisa Ajukan Banding dan selalu ditolak, Anda sudah tahukan, Rupanya barang yang malah ngak jelas BPOM asal bayar ke Pihak #Facebook akan lolos ๐Ÿ˜ก๐Ÿคฎ

Selasa, 13 April 2021

Review provider by.U atau byu Internet

byu atau by.u adalah besutan telkomsel seperti dulu ada matrix by indosat jadi seperti itulah kira2 perumpamaan provider kartu internet baru ini, 
Di soal speed tak ada beda,
Karena memang memakai jaringan telkomsel,
Soal isi pulsa harus melalui uang online ovo, dana, gopay, link, bisa juga lewat alfamart dan indomaret yang pasti belum bisa Lewat konter atau server pulsa,
ada kemudahan pilihan paket bahkan bisa tentukan paket berapa yang akan dibeli, yang pasti makin big kuota makin mahal,
Sisi minus adalah ngak jelas pemakaian ๐Ÿค” hari ini www.bm70.com test gunakan baru aja aktivasi sekitar 2 jam udah lenyap 2GB an wah seram banget padahal hanya buka youtube beberapa menit lalu pulsa pun lenyap 500 perak padahal tanpa pemakaian ๐Ÿ˜ฌ lho ini apa2an ๐Ÿ˜ก
Kayaknya perlindungan konsumen di Indonesia makin tak jelas sebagaimana keadilan dan kepastian hukum yang tak jelas memakai Hukum Rimba mana ๐Ÿคฎ

Senin, 12 April 2021

AUTOPHAGI Menang Nobel Kedokteran, Konsepnya yakni Shaum atau Puasa

AUTOPHAGI

Konsep autophagi adalah membuat tubuh lapar.
Ketika tubuh seseorang lapar, maka sel-sel tubuhnya pun ikut lapar.
Sel-sel yang lapar ini akan memakan sel-sel dirinya yang sudah tidak beguna lagi atau sel-sel yang telah rusak atau sel mati, agar tidak menjadi sampah dalam tubuh.
Dengan demikian sel-sel mati ini tidak akan menghasilkan sesuatu yang bisa membahayakan tubuh...
Jadi, tubuh orang yang berpuasa akan membersihkan dirinya sendiri!!!..

Ilmuwan bernama Yoshinori Ohsumi ini telah membuktikan dan menemukan bahwa ketika seseorang lapar (PUASA) dalam jangka waktu tidak kurang dari 8 jam dan tidak lebih dari 16 jam, maka tubuh akan membentuk protein khusus di seluruh tubuh yang disebut autophagisom...

Autophagisom tersebut bisa dianalogkan sebagai
 suatu sapu raksasa yang mengumpulkan sel-sel mati 
yang tidak berguna dan bisa  membahayakan tubuh untuk dikeluarkan...

Sel-sel mati ini banyak dihasilkan oleh sel kanker dan 
sel berbentuk kuman (virus atau bakteri) penyebab penyakit...

Protein autophagisom tersebut menghancurkan dan 
memakan sel-sel berbahaya tersebut, lalu mengeluarkannya...

Sebagai kesimpulan dari riset ini, 
dokter Yoshinori Ohsumi menyarankan agar seseorang 
bisa menjalani praktek melaparkan diri (PUASA) dua atau tiga kali dalam seminggu.

Penelitian ini telah memenangkan penghargaan NOBEL KEDOKTERAN 
kepada dokter Yoshinori Ohsumi atas riset yang ia namakan AUTOPHAGI.

Alhamdulillah bagi Muslim, disunnahkan puasa Senin dan Kamis, 
dan diwajibkan bagi yang beriman berpuasa selama 1 bulan di Bulan Ramadhan...

Artinya bahwa konsep AUTOPHAGI 
sesungguhnya sudah disarankan sejak 15 abad yang lalu oleh Rasulullah SAW....
Tinggal kita mempraktekkannya dengan tata cara puasa yang benar...

Wallahu a'lam bishawab

Untuk artikel komplit silakan buka link berikut ini.  ๐Ÿ‘‡

https://www.nobelprize.org/prizes/medicine/2016/press-release/
-------------

Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1442 H..
 Mhn maaf lahir & batin.. 
Semoga ibadah kita diterima Allah Subhanahu Wata'ala. Aamiin Yaa Rabbal'aalamiin๐Ÿคฒ๐Ÿคฒ๐Ÿ™...

Kamis, 08 April 2021

Ready Stock Aneka CCTV di www.bm70.com


Tersedia Aneka Model,
Kamera model biasa, lampu, hidden dsbnya Harga mulai 200an ribu
Chat WA o852 7811 1234

Selasa, 06 April 2021

BERIKLAN GRATIS DI http://iklan.duririau.com/

Caranya :

1. Download dan Install APK Iklan Duri Riau 

2. Ikuti atau Follow Link yang tersedia di Aplikasi, lihat Gambar 

3. Install Aplikasi Blogger dari Hp Anda, karena Iklan ditulis dari Aplikasi Blogger

4. Klik Tautan di Email Anda yang terkirim dari BM70COM DURIRIAU
5. Jika Langkah diatas telah benar, maka Anda sudah siap untuk berikan,   Baca Panduannya disini :

6. Terimakasih Semoga Laris ๐Ÿ‘

Note : 
Jika Ragu jangan Sungkan untuk menghubungi Kami ๐Ÿ˜Š