-->
w
| Tentang | Ketentuan| Privacy & Policy | Disclaimer | | Alamat : Jalan Desa Harapan Sudirman No. 71A Duri Riau 28884 |
| ☎ Call / Chat Wa : 0853 6582 0822 | ✉ Email :admin@duririau.com |

Kami menjual Rumah Siap Huni, Kaplingan Strategis, juga menerima Borongan Bangunan




Harga Promo Khusus Member, Ayo bergabung, S & K Berlaku



Popular Post

Tampilkan postingan dengan label turki. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label turki. Tampilkan semua postingan

Minggu, 17 Juli 2016

Sedikit Fakta Turki bersama Erdogan

ADA yang menarik dari negara Turki. Dari artikel penulis Yordan, Ihsan Al Faqih, pada media Achahed,:
1. Produk Domestik Nasional Turki di tahun 2013 mencapai 100M dolar Amerika, menyamai pendapatan gabungan 3 negara dengan ekonomi terkuat di Timur Tengah; Arab Saudi, Uni Emirat arab, Iran, dan ditambah dengan Yordan, Suriah dan Libanon.
2. Erdogan membawa negerinya melakukan lompatan ekonomi yang besar, dari rangking 111 dunia ke peringkat 16, dengan rata-rata peningkatan 10 % per tahun, yang berarti masuknya Turki kedalam 20 negara besar terkuat (G-20) di dunia.
3. Tahun 2023 merupakan tahun pembangunan Negara Turki Modern yang sudah dicanangkan oleh Erdogan, yang ditargetkan adalah Turki menjadi kekuatan politik dan ekonomi nomer 1 di dunia!
4. Airport Internasional Istambul adalah bandara terbesar di Eropa yang menampung 1260 pesawat setiap harinya, ditambah Bandara Shabiha yang menampun 630 pesawat setiap hari.
5. Turkish Airline meraih peringkat maskapai penerbangan terbaik di dunia dalam 3 tahun berturut-turut.
6. Dalam kurun 10 tahun, Turki telah menanam 770 juta pohon Harjia dan berbuah.
7. Untuk pertama kali Turki di masa modern ini memproduksi sendiri Tank baja, pesawat terbang dan pesawat tempur tanpa awak, serta satelit militer modern pertama yang multi fungsi.

Minggu, 10 Juli 2016

Al Jazari Ilmuwan Muslim Bapak Robot Dunia

Imajinasi manusia akan kehadiran robot ternyata bukan ilusi belaka. Namun, siapa sangka jika konsep dasar robot diletakkan oleh ilmuwan Muslim, yaitu Ibnu Ismail al-Jazari pada abad ke-13.
Sumbangsih pemikiran tokoh kelahiran Diyar Bakir, Turki, pada 1136 ini telah mengubah lanskap teknologi beberapa abad kemudian. Ia bahkan dijuluki dengan Bapak Robot.
Robot ciptaan al-Jazari beroperasi berkat bantuan tenaga air (hidrolik). Kelincahan robot besutan al-Jazari mampu mengibur tamu Kesultanan Turki dari Dinasti Artuqid dalam sebuah jamuan.
Sebagai seorang kepala insinyur kerajaan, Al-Jazari tak hanya mampu menciptakan robot pemain musik. Ia memelopori lahirnya sederet adikarya dalam bidang teknik dan teknologi. Berikut karya-karya al-Jazira yang banyak dirasakan manfaatnya pada pekembangan dan peradaban manusia di dunia.
Mesin Engkol
Mesin ini berhasil diciptakan al-Jazari pada 1206. Mesin ini merupakan bagian mesin yang terhubung dengan sistem roda atau batang yang mampu menggerakkan mobil dan motor.
Penemuan ini dianggap sebagai pencapaian yang luar biasa. Pasalnya, engkol mesin merupakan peralatan mekanis yang penting setelah roda yang menghasilkan gerakan berputar terus-menerus.
Roda Gigi
Penemuan lain al-Jazari yang juga sampai sekarang dirasakan banyak manfaatnya oleh manusia di dunia, terutama pada dunia industri otomotif adalah roda gigi.
Roda gigi salah satu jenis elemen transmisi paling penting pada suatu pemindahan gerak (terutama putaran). Penemuannya jauh mendahului jam astronomi Giovanni de Dondi pada 1364 dan karya Francesco de Giorgio pada 1501 dalam desain permesinan Eropa.
Mesin Pompa Air
Mesin pompa al-Jazari juga merupakan penemuan yang sangat bermanfaat pada zaman sekarang ini. Al-Jazari menemukan lima jenis mesin untuk memompa air, di antaranya, watermill dan water whell./
Dengan pompa air itu, keberadaan air di kedalaman berapa pun bisa disedot dengan mudah dan cepat tanpa memakan waktu dan tenaga. Bayangkan jika pompa air tidak ditemukan oleh sang ilmuwan yang mengabdi pada Dinasti Artuqid sejak 1174-1200 itu

sumber turkinesia com

Senin, 20 Juli 2015

Fakta Toleransi Islam


Ustadz Farid Okbah : Jangan ajari kami toleransi..
Ketika Islam minoritas dan ketika islam Menjadi Adidaya...
Penyerahan kunci Istana Al-Hamra oleh Sultan Muhammad As-Shaghir kepada Raja Ferdinand dan Ratu Isabella pada 2 January 1492 M menandai berakhirnya kekuasaan Islam di Spanyol. Itu artinya, secara politik Islam sama sekali tidak memiliki hak terhadap Spanyol.
Namun berakhirnya kekuasaan Islam di Spanyol tidak serta merta mengakhiri kisah kaum muslimin di negeri itu, penyerahan kekuasaan justru merupakan awal dari sejarah kelam kaum muslimin di sana. Piagam Granada yang menjanjikan kebebasan beragama bagi kaum muslimin rupanya tidak berumur panjang.
Pada tahun 1502 umat Islam diberi dua opsi, mameluk Kristen atau pergi meninggalkan bumi Spanyol. Artinya, menetap di Spanyol dengan tetap memeluk agama Islam sama artinya dengan bunuh diri. Banyak kaum muslimin yang memilih meninggalkan Spanyol, namun tidak sedikit yang memilih pindah agama secara dzohir, namun tetap beribadah secara Islami dengan sembunyi-sembunyi. Mereka inilah yang kemudian dikenal sebagai kaum Moriscos.
Seiring dengan berjalannya waktu, keberadaan kaum Moriscos dianggap sebagai sebuah ancaman. Sehingga antara tahun 1508-1567 keluar sejumlah peraturan yang melarang segala hal yang bernuansa Islam, baik pakaian maupun nama.
Penggunaan bahasa Arab juga dilarang. Anak-anak kaum muslimin dipaksa untuk menerima pendidikan dari para pendeta Kristen. Puncaknya pada tahun 1609-1614 sebanyak 300.000 Moriscos diusir dari Spanyol oleh Raja Philip III. Benar-benar sebuah kenyataan sejarah yang pahit dan menyedihkan.
Dari Spanyol mari kita pindah ke belahan bumi yang lain, tepatnya ke Turky tempat dimana kekhalifahan Ottoman berpusat. Setelah mendengar penyiksaan yang dilakukan penguasa Spanyol terhadap kaum muslimin, Sultan Salim I marah besar, dia mengeluarkan Dekrit yang berisi perintah kepada seluruh penganut Yahudi dan Nasrani yang berada di bawah kekuasaannya untuk memilih satu dari dua opsi, tinggal menetap dengan catatan memeluk agama Islam atau pergi meninggalkan Tanah Kekhalifahan.
Mendengar Dekrit tersebut, Syaikh Ali Afandi At-Tirnabily selaku Mufti Ottoman saat itu menyampaikan penolakannya terhadap Dekrit Sultan. Mufti menjelaskan bahwa Dekrit tersebut tidak boleh dilaksanakan sekalipun kaum muslimin disembelih di negeri-negeri Salib. Mufti juga menjelaskan bahwa selamanya tidak ada paksaan dalam beragama.
Akhirnya Sultan Salim menarik keputusannya dan membiarkan penganut Yahudi dan Nashrani tinggal dengan aman dan damai di bawah pemerintahannya. Iya, mereka semua tinggal dengan aman dan damai disaat pemerintah Spanyol menyembelih ratusan ribu kaum muslimin di negaranya.
Allahu Akbar.. Betapa agungnya Islam.. 
Betapa agungnya peradaban Islam…
Sikap Sultan Salim yang tunduk pada rambu-rambu keislaman sudah cukup sebagai jawaban bahwa Islam bukan teroris, namun sebagai rahmatan lil 'aalamin. Dimana bila Islam berkuasa, dia akan menjadi pengayom bagi semua.
Andai Islam intoleran seperti yang mereka tuduhkan, tentu tidak akan satu Yahudi atau satu Kristenpun yang tersisa di tanah Andalus, Turky, Mesir, Lebanon, Jordan dan sejumlah negara lainnya saat Islam berkuasa di sana.
Inilah sejarah kami… 
Jadi tak usah mengajari kami soal toleransi.

Sumber : Voice of Al Islam